
Jember, kabarterdepan.com-
Calon Bupati Jember Hendy Siswanto menerima sejumlah keluh kesah nelayan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Jember, dalam kegiatan serap aspirasi silaturahim di rumah H Jein warga setempat, Senin (4/11/2024) siang.
Kedatangan calon Bupati Jember nomor urut 01 di Kampung Nelayan Puger ini disambut 100 nelayan. Pertemuan itu berlangsung dalam suasana keakraban.
Kegiatan serap aspirasi cabup Hendy Siswanto dengan melayan TPI Puger juga dihadiri Banwaslu kecamatan Puger.
Hendy Siswanto menyampaikan, dirinya bareng Gus Firjaun hanya memimpin Kabupaten Jember selama 3,5 tahun .
“Banyak perubahan yang sudah dirasakan oleh rakyat Jember, mulai jalan yang rusak sudah kami perbaiki kurang lebih 2.000 km, tahun depan akan kami perbaiki lagi sekitar 380 km, pengobatan gratis untuk warga Jember cukup pakai KTP, Beasiswa untuk mahasiswa asli Jember ada 25.000 orang. insya Allah tahun depan akan kita tambah jadi 28.000. insentig guru ngaji, pengangkatan GTT PTT,” ungkapnya.
Oleh sebab itu rasanya masih kurang lengkap menurut Hendy Siswanto ,karena jabatan bupati itu normalnya 5 tahun.
“Kami baru menjabat 3,5 tahun, terus ada pilkada serentak tahun ini. Ibarat orang melaksanakan salat magrib itu belum lengkap, makanya saya bareng Gus Firjaun mohon dukungan kepada para nelayan puger untuk melanjutkan memimpin Jember 1 kali lagi. Jangan lupa tanggal 27 Nopember 2024 datang ke TPS Coblos no 1,” ujar Hendy yang diikuti serempak para nelayan acungkan 1 jari telunjuk .
Dalam sesi tanya jawab P Rahman salah satu perwakilan nelayan TPI Puger menyampaikan adanya pendangkalan di Plawangan. Sehingga sangat menyulitkan nelayan untuk melaut karena harus menunggu air laut pasang . Pertanyaan yang kedua adalah akses jalan menuju TPI sering terjadi kemacetan.
Dari dua pertanyaan tersebut Hendy Siswanto memaparkan, untuk diketahui sejak bupati Jember sebelumnya persoalan TPI Puger belum pernah terselesaikan. Hal itu dikarena TPI Puger milik Provinsi Jawa Timur. Jika Pemkab Jember melakukan perbaikan maka akan berdampak pada masalah hukum.
“Solusinya, keinginan dari teman-teman nelayan TPI Puger ,saya minta tolong kirim surat ke Bupati Jember, bahwa tanggal 24 Nopember 2024 saya kan sudah aktif lagi sebagai bupati Jember. Surat dari Paguyupan Nelayan TPI Puger tersebut akan kami teruskan ke Gubernur untuk dimohon TPI Puger supaya pengelolaannua diserahkan ke Pemkab Jember. Apbila permohonan kita direstui Gubernur, Pemkab Jember siap melakukan perbaikan,” urainya.
Ditambahkan Hendy, misalkan ada pendangkalan maka ntuk sementara dilakukan penyedotan sebagai solusi jangka pendek. Untuk jangka panjang harus dibuat breakwater/pemecah ombak.
“Kalau permintaan Kita tidak dipenuhi oleh gubernur Jatim dalam mengelola TPI Puger ,sudah kami siapkan, Pemkab Jember akan membangun TPI di kawasan pantai Getem,” tandasnya.
Hendy menambahkan, pihaknya merasa prihatin nasib nelayan Puger bila musim paceklik di bulan november-Januari. Oleh sebab itu pemkab Jember akan memberikan bantuan beasiswa bagi putra putri para nelayan TPI Puger di tahun 2025 dan termasuk BPJS Tenaga kerja.
“Oleh sebab itu kami mohon berikan kesempatan bersama Gus Firjaun untuk melanjutkan memimpin Jember . Sekali lagi jangan lupa coblos nomor 1. Pasangan calon Bupati wakil bupati Hendy Siswanto-Gus Firjaun,” pungkasnya. (Lana).
