Tepati Nazar Saat Pendaftaran, Cabup Banyuwangi Gus Makki Gelar Jaranan Buto

Avatar of Redaksi
IMG 20241009 WA0108
Guss Makki (batik cokelat) saat festival jaranan buto. (Fitri Anggiawati/kabarterdepan.com)

Banyuwangi, kabarterdepan.com – Calon Bupati (Cabup) Banyuwangi nomor urut 2, KH Ali Makki Zaini atau akrab disapa Gus Makki menggelar Festival Jaranan Buto Remaja di Lapangan Desa Kedungsari, Kecamatan Tegaldlimo selama 3 hari pada 6-8 Oktober 2024.

Festival yang digelar sebagai pemenuhan nazar saat dirinya mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyuwangi sebagai Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi bersama Ali Ruchi pada 28 Agustus 2024.

Selama 3 hari, peserta acara yang terdiri dari kelompok seni jaranan dari Kecamatan Tegaldlimo dan wilayah lain di Kabupaten Banyuwangi tersebut memukau ribuan penonton yang tumpah ruah datang ke lokasi acara.

“Alhamdulillah, malam ini saya, Ali Makki bisa hadir di tengah-tengah panjenengan (anda) semua. Mudah-mudahan Festival Jaranan Buto Remaja ini bisa menghibur kita semua,” harap Gus Makki disambut sorak sorai masyarakat.

Kepada penonton Festival Jaranan Buto Remaja yang hadir di Lapangan Desa Kedungasri, Gus Makki menceritakan kisah hidupnya yang masih berhubungan dengan kesenian tersebut.

“Saya cerita sedikit tentang Festival Jaranan Buto Remaja. Sebelum saya dapat rekom dari PKB, waktu itu hanya PKB yang belum memberi rekom kepada calon petahana. Saat itu rasane kulo pun boten mungkin badhe daftar (Rasanya saya sudah tidak mungkin bisa daftar) ke KPU Banyuwangi,” ungkap Gus Makki mengawali ceritanya.

Singkat cerita, saat para sesepuh jaranan buto di wilayah Kecamatan Tegaldlimo berkumpul di sebuah tempat di Desa Kedunggebang, kala itu Gus Makki didoakan oleh para tukang gambuh jaranan tersebut.

“Saya didoakan dengan berbagai cara, ada doa muslim, Hindu bahkan Budha,” tutur pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Hidayah di Dusun Rayut, Desa Parijatah Kulon, Srono tersebut.

Doa-doa itu membuat dirinya yang saat itu seperti orang yang hendak tenggelam dan air sudah sebatas hidung, kemudian bernazar akan menyewa kesenian jaranan buto apabila bisa daftar ke KPU Banyuwangi.

“Kalau saya bisa daftar ke KPU Banyuwangi akan nanggap jaranan. Akhirnya PKB memberi rekom,” beber cabup yang berpasangan dengan Ali Ruchi itu.

Kini, saat nazarnya berhasil ditunaikan, Gus Makki mengaku tak menyangka acara bakal berlangsung dengan sangat meriah.

Pada kesempatan tersebut, di hadapan penonton, cabup kelahiran Banyuwangi, 12 Desember 1970 silam tersebut meyakinkan warga bahwa dirinya adalah sebagaimana masyakarat Banyuwangi pada umumnya yang butuh hiburan termasuk jaranan buto.

“Hiburan saya juga seperi ini. Budaya jaranan harus lestari dan harus diuri-uri agar Banyuwangi Hebat dan rakyat Bahagia,” tandasnya. (Fitri)

Responsive Images

You cannot copy content of this page