Tangkal Hoaks dalam Pemilukada 2024, Polda Jatim Sarasehan Bareng Awak Media

Avatar of Andy Yuwono

Tangkal Hoaks dalam Pemilukada 2024, Polda Jatim Sarasehan Bareng Awak Media

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto mengajak awak media untuk menangkal hoaks dalam sarasehan rayon 4 di Aston Mojokerto Hotel & Convention Center, Selasa (24/9/2024) pagi (Andy / Kabarterdepan.com)
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto mengajak awak media untuk menangkal hoaks dalam sarasehan rayon 4 di Aston Mojokerto Hotel & Convention Center, Selasa (24/9/2024) pagi (Andy / Kabarterdepan.com)

Kabupaten Mojokerto, Kabarterdepan.com – Tangkal hoaks dalam pemilukada 2024, Polda Jatim mengadakan sarasehan bareng awak media rayon 4 di Aston Mojokerto Hotel & Conference Center, Selasa (24/9/2024) pagi.

Rayon 4 itu meliputi Polres Bojonegoro, Polres Tuban, Polres Lamongan, Polres Mojokerto, Polres Mojokerto Kota, Polres Jombang dan Polres Nganjuk.

Dalam sambutannya, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto mengatakan, pemberitaan di Rayon 4 ini dari analisis Google Trend Polda Jatim, semuanya adem. Ia berharap, dengan adanya sarasehan ini, suasananya tambah dingin.

“Perlu diketahui, setelah melalui beberapa tahapan, tanggal 27 November mendatang akan diadakan pilkada serentak. Hanya kawan-kawan wartawan yang bisa meluruskan informasi dengan benar. Tentunya berbeda dengan informasi yang beredar di medsos, seringkali memberikan informasi hoaks,” tutur Dirmanto.

Lebih lanjut, Dirmanto mengungkan, rekan-rekan wartawan nanti perlu mendekat dengan paslon yang ada, sehingga program-program paslon yang ada itu rekan-rekan bisa up di media.

“Jadi masyarakat bisa dengan pikiran yang jernih memilih paslon yang cocok jadi pimpinan di wilayah, si A, si B atau si C,” harap Dirmanto.

Sementara itu, Perwakilan KPU Jatim, Eka Wisnu Wardana menambahkan, media mempunyai fungsi sebagai pendidikan, pemberi informasi, serta hiburan.

“Artinya masyarakat dapat membaca karya yang kita tulis merasakan senang, mendorong kesadaran dalam pilkada. Harapannya mampu membantu KPU untuk melawan golput. Tentunya ada sinergitas antara media dengan penyelenggara,” beber Eka Wisnu.

Terakhir, Ketua PWI Jawa Timur, Luthfil Hakim mengatakan, media harus terus mengawal, sehingga penyelenggaraan pemilukada 2024 ini dapat berlangsung secara jurdil, dan berkualitas hingga mendapatkan pimpinan yang amanah.

“Peran media harus dapat memberikanedukasi kepada masyarakat melalui karyanya yang akurat, dapat dipercaya, dan yang paling penting bisa dipertanggung jawabkan kepada publik.
Jika dalam meliput kita melakukannya sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik (KEJ), maka bukan tidak mungkin pemilukada serentak berjalan dengan damai dan bisa terwujud sesuai harapan kita bersama,” pungkasnya.

Responsive Images

You cannot copy content of this page