
Jember, Kabarterdepan com-Â
Setelah kelangkaan BBM di 40 SPBU di Jember selama 5 hari, kini mulai 1 Agustus 2025 suplai dinyatakan normal. Tidak terihat lagi antrean lagi di SPBU.
Hal tersebut disampaikan Bupati Jember Muhammad Fawait dalam acara konfrensi pers bersama awak media di kawasan wisata Rembangan pada jumat (1/8/2025) petang.
Hadir pada kegiatan tersebut , seluruh jajaran OPD, PJ Sekda Jember Jupriono, TP3D dan Mamager PT Pertamina Patra Niaga Area Jember Besuki Hendra Basuki .
Gus Bupati Fawait menyatakan setelah melakukan sidak bersama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa serta jajaran Pertamina pada Kamis 31 Juli 2025, suplai BBM sudah normal dan tidak terjadi antrean lagi.
“Kami nyatakan hari ini Jumat (1/8/2025) informasi yang disampaikan oleh Branch Mamager PT Pertamina Patra Niaga Area Jember Besuki Hendra Basuki bahwa kondisi stok BBM jenis Pertalite, Bio Solar, Pertamax di 40 SPBU dinyatakan normal. Kami berharap kondisi ini tetap terkendali. Tentunya kami akan tetap berkoordinasi dengan PT. Pertamina Patra Niaga baik di Jember, Surabaya dan Jakarta selama perbaikan jalan Gumitir,” ungkapnya.
Dengan kembalinya pasokan BBM di Jember, Gus Fawait memutuskan mencabut surat edaran (SE) Bupati Jember terkait sekolah daring bagi SD, SMP serta Work From Home (WFH) bagi ASN pemkab Jember.
” Mulai Senin 4 Agustus untuk kembali melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka. Begitu juga untuk ASN ,PPPK dilingkup Pemkab Jember untuk kembali bekerja di kantor masing masing untuk memberikan pelayanan,” imbaunya .
Sementara Hendra Basuki Branch manager PT Pertamina Patra Niaga Jember – Besuki menyampaikan, seluruh 40 SPBU di Jember sudah menerima pasokan BBM secara merata, baik jenis pertalite, pertamax, dan Bio solar.
“kami pastikan kondisi stok BBM di Jember sudah kembali normal, tentunya akan terus kami kawal sepanjang pengerjaan jalan di Gumitir,” ujarnya.
“Pasokan BBM di wilayah kerja kami Jember dan Besuki untuk sementara di suplai dari Depo pertamina Surabaya dan Malang. Sedang untuk wilayah Banyuwangi, Bondowoso dan Situbondo di suplai dari depo Pertamina Banyuwangi karena akses jalan pantura sudah berangsur normal,” pungkasnya.(Lana)
