
Sidoarjo, Kabarterdepan.com – SMA Al Muslim Sidoarjo, ikut meriahkan EDSPEK24, sebuah event bergengsi besutan civitas akademika Program Studi (Prodi) Sastra Inggris Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Sunan Ampel, Surabaya.
Salah satu sekolah Islam di kawasan Utara Kabupaten Sidoarjo itu, mengirimkan empat siswanya dalam event tersebut. Yakni, Faizah Noura, Ibrahim Maulana, Bianca Kanesha, dan Arina Raisa. Mereka diterjunkan untuk mengikuti lomba pidato dengan peserta lain, dari sekolah tongkatan SMA/K dan MA di Jawa Timur.
Ada sejumlah kategori penilaian dalam EDSPEK24 yang mengusung topik Literasi Digital di Era Modern tersebut, antara lain, kekuatan orasi, kejelasan pesan, termasuk kekreatifan dalam penyampaian materi.
Dua siswa beruntung dalam event kali ini. Mereka tampil memukau di hadapan dewan juri. Yakni, Ibrahim Maulana, berhasil meraih Juara 2, dan Arina Raisa, meraih Juara 3.
Pada kesempatan yang lain, tanggal 30 Agustus 2024, dilaksanakan lomba News Anchor. Ada tiga siswa diterjunkan dalam kegiatan itu. Yaitu, Kylla Aathifah, Nayla Vizzael, dan Adinda Farah.
Mereka berlomba masih dengan tema Literasi Digital. Bedanya, mereka tidak lagi pidato, tapi tampil dengan menyajikan berita terkini.
Ada pun, kategori penilaian lomba meliputi kecepatan dan ketepatan, serta kualitas dan objektivitas informasi pada konteks digital.
Kali ini, salah satu siswa yang beruntung, yakni, Kylla Aathifah, sukses merebut Juara 3.
“Pencapaian ini adalah langkah awal dari perjalanan yang lebih panjang. Kami berharap pengalaman ini akan terus memotivasi siswa untuk terus berkembang, mencapai prestasi yang lebih tinggi di masa depan,” kata M. Misbakhus Surur, seorang guru pendamping siswa SMA Al Muslim, Sidoarjo, Selasa (3/9/2024).
Rifqi Hadiyatulloh, yang juga guru pendamping siswa SMA Al Muslim, Sidoarjo menyatakan rasa syukur, atas hasil yang diraih para siswanya.
Menurut dia, usaha yang dilakukan oleh siswa, cerminan dari peribahasa Practice Makes Perfect. Latihan dan usaha yang konsisten adalah kunci utama mencapai kesempurnaan dan keberhasilan.
Selain itu, kata dia, melalui kegiatan semacam itu, tak hanya bertujuan untuk meningkatkan keterampilan siswa, tapi juga dapat mempererat hubungan antara institusi pendidikan dengan masyarakat, serta dunia industri media.
“Semoga kegiatan ini menjadi langkah awal untuk mengembangkan potensi siswa dalam bidang komunikasi dan jurnalistik,” ujarnya.
Sementara, Agil Abdur Rohim, seorang juri pada kategori News Anchor menyampaikan apresiasinya, sekaligus motivasi kepada para peserta.
“Peserta yang belum berhasil pada kesempatan kali ini, tidak perlu berkecil hati,” harapnya.
Menurutnya, Kegiatan itu hanyalah proses awal dari keberhasilan di kesempatan yang akan datang.
“Tetap semangat dan selalu belajar dari setiap hal yang telah kita lalui,” pungkas Agil, menyemangati. (*)
