
Jakarta, Kabarterdepan.com – Permadi Arya atau yang dikenal sebagai Abu Janda, singgung keberadaan buzzer yang kerap menghina Presiden Joko Widodo dan keluarganya lewat video yang diunggah di akun pribadinya, Jumat (21/02/2025).
Melalui video berdurasi 33 detik di akun Instagram pribadinya @permadiaktivis2, unggahan ini langsung memicu berbagai reaksi dari warganet. Video tersebut mendapat banyak komentar yang berisi seruan positif.
Dalam video tersebut, Permadi Arya mengungkapkan optimisme terhadap situasi media sosial. Ia terlihat santai saat berbicara, memperlihatkan keyakinan bahwa kondisi dunia maya akan membaik ke depannya.
“Gaes, hari ini kita menyambut babak baru medsos yang lebih damai, semoga,” ucap Permadi.
Ia kemudian menyinggung pihak yang disebutnya sebagai “cukong” yang membayar buzzer untuk menyerang Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, dan Iriana Joko Widodo. Permadi Arya menyiratkan bahwa tindakan hukum terhadap pihak tersebut dapat menjadi awal terciptanya lingkungan media sosial yang lebih sehat.
“Karena cukong yang bayar buzzer-buzzer untuk menghina Pak Jokowi, menghina Mas Gibran, menghina Bu Iriana, sudah dikandangin,” lanjutnya.
Permadi Arya kemudian memberi isyarat dengan menutup mulutnya di dalam video, seolah mengajak warganet untuk diam sejenak menikmati situasi tersebut.
“Ssst, diam-diam saja,” kata Permadi sambil melakukan gerakan menutup mulut.
Ia berharap, dengan tertangkapnya pihak yang ia sebut sebagai cukong, aliran dana untuk para buzzer akan terputus. Menurutnya, hal ini dapat mengurangi penyebaran ujaran kebencian di media sosial secara signifikan.
“Dengan dikandangin cukong-nya, semoga dana logistik ke para buzzer terputus, dan toxic di medsos pun berkurang signifikan,” ujar Permadi.
Di akhir video, ia menyampaikan doa khusus untuk para buzzer yang dikenal sering mengkritik Presiden Jokowi. Ia berharap mereka segera mendapatkan pekerjaan baru yang lebih positif.
“Saya cuma berdoa buat teman-teman buzzer hater-nya Jokowi yang saya kenal. Semoga cepat dapat pekerjaan lagi tanpa harus menghina Pak Jokowi dan keluarga, AMINN,” tutupnya. (Steven*)
