Serikat Tani Independen Dukung Corporate Farming yang Digagas Wakil Bupati Jember

Avatar of Redaksi
IMG 20250410 WA0010
Wakil. Bupati Jember menerim kunjungan Serikat tani. (Lana Rumanta/kabarterdepan.com)

Jember, kabarterdepan.com- wakil bupati (Wabup) Jember Joko Susanto menerima kunjungan Pengurus serikat kelompok Tani independen (Sekti) di ruang kerja wakil bupati, Rabu (9/4/2025).

Ketua Sekti Jember Jumai menyampaikan, kedatangan pengurus Sekti Jember mendapat perhatian luar biasa dari Wakil Bupati Jember Joko Susanto .

” Yang pertama kami menyampaikan rencana kegiatan hari ulang tahun Sekti Jember yang kami rencanakan di Kawasan Kecamatan Tempurejo, sangat di apresiasi dan Pemkab siap suport,” kata Jumai,

Selanjutnya, menurut Jumai, pihaknya mendukung  program Corporate Farming (korporasi pertanian) yang digagas oleh Wakil Bupati Joko Susanto. Program itu sangat berkaitan dengan program ketahanan pangan. Apalagi Jember menjadi sentra lumbung pangan terbesar di Jawa Timur.

“Wakil Bupati Pak Joko Susanto memiliki komitmen terhadap pertanian dan petani , termasuk berkaitan dengan pertanian sangat berimplikasi dengan isu tanah yang berkaitan dengan Agraria,” urainya.

Sementara Wakil Bupati Jember Joko Susanto mengatakan, Corporate Farming bertujuan dalam rangka mendukung program ketahanan pangan.

“Bicara soal ketahanan pangan, tentunya sangat berkaitan erat dengan ketersediaan pasokan pangan, bagaimana untuk mencapai hal itu tentunya sangat berkaitan dengan model apa yang akan diterapkan,” ungkap Joko Susanto.

Dia memaparkan, untuk sementara ini ada yang memakai model pendekatan konvesional seperti petani gurem. Ada yang menggunakan teknologi, itu semua hanya pola saja.

“Saya ingin menerapkan konsep Corporate Farming dengan mengumpulkan kelompok tani dengan area yang luas,” katanya.

Corporate Farming untuk diketahui merupakan pengelolaan lahan petani dengan tetap mempertahankan kepemilikan lahan. Model ini lebih berorientasi ekonomi dengan mengkonsolidasikan pengelolaan lahan sehamparan dengan tetap menjamin kepemilikan lahan pada masing masing petani .

“Bila pilot project gagasan yang akan kami lakukan dengan model corporate farming ini berhasil, tentunya akan diminati oleh teman-teman petani,” pungkas Joko. (Lana)

Responsive Images

You cannot copy content of this page