
Banyuwangi, Kabarterdepan.com- Kecelakaan di perlintasan kereta api (KA) kembali terjadi di Banyuwangi. Peristiwa nahas tersebut terjadi antara KA Pandanwangi dan sepeda motor yang dikendarai oleh seorang pria AS (73) di perlintasan kereta api tanpa palang pintu Dusun Krajan, Desa Tegalharjo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, Kamis (16/1/2025).
Kapolsek Glenmore, AKP Budi Hermawan, menjelaskan bahwa kecelakaan tersebut terjadi di perlintasan sebidang tanpa palang pintu yang berada di Dusun Krajan, Desa Tegalharjo, Kecamatan Glenmore.
“Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 11.30 WIB,” jelas AKP Budi Hermawan, Jumat (17/1/2025).
AKP Budi Hermawan, menjelaskan AS yang mengendarai sepeda motor hendak melintasi rel di perlintasan sebidang tanpa palang pintu tersebut. Saat melintasi rel, KA Pandanwangi sedang berjalan dari arah timur ke barat, yakni dari Ketapang, Banyuwangi menuju Jember.
Sepeda motor yang dikendarai As tertabrak pada bagian belakang, sehingga sepeda motor tersebut sempat terdorong beberapa meter. Beruntung, kecelakaan ini tidak berakibat fatal. Korban dalam kondisi selamat meski mengalami luka lecet.
“Korban mengalami luka lecet pada kaki dan sepeda motornya mengalami kerusakan pada bagian belakang,” jelasnya.
Kecelakaan di perlintasan kereta api tanpa palang pintu ini bukanlah yang pertama kali terjadi di Banyuwangi. Minimnya pengamanan dan fasilitas keselamatan di perlintasan sering kali menjadi penyebab utama terjadinya kecelakaan. Banyak pengguna jalan yang kurang waspada saat melintasi perlintasan tanpa palang pintu, sehingga risiko kecelakaan semakin tinggi.
Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dan waspada saat melintasi perlintasan kereta api, terutama yang tidak dilengkapi dengan palang pintu.
“Kami menghimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati saat melintasi perlintasan kereta api. Pastikan bahwa tidak ada kereta yang melintas sebelum Anda menyeberang,” pungkas Kapolsek Glenmore, AKP Budi Hermawan. (Ahmad Sahroni)
