
Jember, Kabarterdepan.com – Seleksi tahap kedua calon atlet drumband Kabupaten Jember yang dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur X Tahun 2027 di Surabaya resmi berakhir pada Minggu malam (1/2/2026).
Seleksi ini diikuti 46 atlet, terdiri dari 23 atlet putra dan 23 atlet putri, yang merupakan hasil penjaringan awal oleh Pengkab PDBI Jember bekerja sama dengan Jember Marching Band.
Tes Fisik hingga Malam Hari, Jalan Cepat Jadi Tantangan Utama
Pada tahapan seleksi ini, seluruh peserta menjalani serangkaian tes fisik sejak pagi hingga malam hari. Salah satu tes utama adalah uji jalan cepat sambil memainkan alat musik drumband.
Atlet putra diwajibkan menempuh jarak 800 meter dalam waktu maksimal 12 menit, sementara atlet putri menempuh jarak yang sama dengan batas waktu 15 menit. Selama tes berlangsung, atlet harus memainkan alat musik seperti bariton, snare drum, tuba, dan perkusi.
“Selain tes fisik, atlet juga diberi kesempatan memainkan berbagai alat musik. Tes ini untuk melihat kemampuan mereka mengombinasikan ketahanan fisik dengan keterampilan bermusik,” ujar Rizky, Manajer Tim Drumband PDBI Jember, saat jumpa pers.
Tuba Jadi Alat Paling Berat bagi Peserta
Rizky menjelaskan, salah satu alat yang paling banyak dikeluhkan peserta adalah tuba. Alat musik tiup dengan bobot sekitar 15 kilogram tersebut harus dimainkan sambil dipanggul saat jalan cepat.
“Tantangan ini cukup berat, terutama bagi atlet yang belum terbiasa. Apalagi sebagian besar peserta masih atlet pemula dan baru mengenal basic fundamental drumband,” jelasnya.
Hal serupa diungkapkan Ravita, atlet putri asal SMA Negeri 2 Jember, yang mengaku kesulitan saat menjalani tes menggunakan tuba.
“Berat sekali saat memainkan tuba sambil jalan cepat. Ini pertama kali saya pegang tuba, biasanya saya main bariton,” ungkapnya.
Seleksi Tahap Akhir, Sistem Promosi dan Degradasi Diterapkan
Rizky menegaskan bahwa seleksi tahap kedua ini merupakan tahap akhir penjaringan atlet. Pengumuman hasil seleksi akan disampaikan pada Minggu malam (1/2/2026) melalui grup atlet drumband.
“Atlet yang tereliminasi, yaitu 7 putra dan 7 putri, bukan karena nilainya jelek. Sebagian besar masih duduk di bangku SMP kelas 9, sementara syarat Porprov Jatim adalah atlet under 21 tahun,” terangnya.
Dari seleksi ini akan dipilih 16 atlet putra dan 16 atlet putri. Selanjutnya akan dilakukan evaluasi rutin setiap bulan dengan sistem promosi dan degradasi.
“Kami berharap atlet yang lolos tetap disiplin berlatih, baik di rumah maupun di tempat latihan,” tegas Rizky.
Sementara bagi atlet yang belum lolos seleksi akhir, Rizky tetap mendorong untuk terus berlatih sebagai persiapan menghadapi Forprov Jatim 2026 serta ASEAN Music Sport Olympic 2027.
Mayoritas Atlet Masih Pemula
Owner Jember Marching Band, H. Tri Basuki, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pantauan selama seleksi, sekitar 90 persen peserta belum pernah mengikuti kejuaraan.
“Ini benar-benar atlet pemula yang harus dibekali basic fundamental olahraga drumband yang memadukan sport dan seni,” jelasnya saat dikonfirmasi, Minggu malam.
Menurutnya, pembinaan ke depan harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari latihan dasar, peningkatan fisik, teknik jalan cepat, hingga latihan penunjang seperti renang, sit up, dan push up.
“Tak kalah penting adalah asupan gizi seimbang untuk menunjang performa atlet,” pungkasnya. (LN)
