Sekolah Rakyat di Mojokerto Resmi Dibuka, Jadi Wadah Pendidikan Gratis dan Bermakna

Avatar of Redaksi
IMG 20250715 WA0008 11zon
Potret siswa baru Sekolah Rakyat Menengah Pertama 15 Mojokerto. (Izhah / Kabarterdepan.com)

Mojokerto, Kabarterdepan.com – Sekolah Rakyat di Mojokerto adalah program nasional dari Kemensos dan KemenPU, berkonsep boarding school gratis bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.

SR menawarkan jenjang pendidikan SD–SMP–SMA dengan dukungan asrama, makan, penginapan, dan pendidikan karakter setara pondok pesantren.

Program yang langsung didukung oleh Presiden Prabowo Subianto ini bertujuan untuk memutus rantai kemiskinan yang ada di Indonesia dan mewujudkan para generasi bangsa yang mempunyai mimpi besar.

Salah satu Sekolah Rakyat di Mojokerto bernama Sekolah Rakyat Menengah Pertama 15 Mojokerto, yang berlokasi di Gedung Diklat BKPSDM Kecamatan Gedeg.

SR Menengah Pertama 15 Mojokerto telah menampung 50 siswa di antaranya 22 laki-laki dan 28 perempuan dari 17 kecamatan yang ada di Kabupaten Mojokerto.

“Setelah acara pembukaan bersama Bapak Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra dan acara zoom bersama Bapak Presiden Prabowo Subianto, juga kementerian yang terlibat, anak-anak langsung cek up kesehatan,” ucap Heri Susanto, Kepala Sekolah Sekolah Rakyat Menengah Pertama 15 Mojokerto, saat ditemui di lokasi (14/7/2025).

Jumlah Pengajar Sekolah Rakyat di Mojokerto

IMG 20250715 WA0009 11zon
Pembukaan Sekolah Rakyat oleh Bupati Mojokerto. (Izhah / Kabarterdepan.com)

Tenaga pendidik di SR Menengah Pertama 15 Mojokerto telah tersedia 12 tenaga pendidik di antaranya 10 umum, 1 guru BK, dan 1 guru Agama.

Pada tahap awal kegiatan belajar mengajar dimulai dengan para siswa mulai memasuki asrama yang telah disediakan, Senin (14/7/2025) dan selanjutnya mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolag (MPLS).

Para siswa yang tinggal di asrama boleh dikunjungi oleh orang tua masing-masing karena untuk melatih kemandirian mereka.

Fasilitas yang ada di SR Menengah Pertama 15 Mojokerto terdapat aula, tempat olahraga, UKS, dan ruang asrama. Mereka juga mendapatkan sebanyak 8 seragam di antaranya seragam untuk Lab, seragam harian, dab seragam batik.

“Karena ini kan sekolah gratis untuk rakyat yang krisis ekonomi miskin ekstrem, maka dari itu memang semua disupport oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto dan kementerian,” lanjut Heri.

Program ini diharapkan membuka akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak prasejahtera, membentuk karakter mandiri, dan mengurangi angka putus sekolah SMP–SMA di Indonesia.

SR di Kabupaten Mojokerto merupakan inisiatif strategis yang menggabungkan dukungan pusat dan daerah untuk mendirikan sekolah berbasis asrama bagi siswa dari keluarga kurang mampu.

Program Sekolah Rakyat di Mojokerto ini menjadi langkah konkret mewujudkan akses pendidikan gratis, setara, dan berkarakter di Indonesia. (Izhah)

Responsive Images

You cannot copy content of this page