
Kabupaten Malang, KabarTerdepan.com – Satu korban tenggelam dari rombongan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Brawijaya (UB) ditemukan di Tulungagung, Selasa (11/7/2023).
Korban bernama I Made Indraprastha (37) warga Lowokwaru, Kota Malang. Namun sayang, korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa. Made diketahui sebagai Tour Guide dari rombongan FK UB itu.
Dikatakan Kepala Basarnas Surabaya, Muhammad Hariyadi, korban ditemukan di Pantai Popoh, Kabupaten Tulungagung, Selasa (11/7/2023) sekitar pukul 12.30 WIB.
Jarak lokasi korban terseret ombak di Pantai Jembatan Panjang Malang dengan lokasi ditemukannya jenazah korban berjarak 6,73 kilometer.
Kemudian korban dievakuasi oleh tim SAR gabungan dan Paguyupan Nelayan Pantai Popoh untuk dilakukan identifikasi.
“Sekitar pukul 15.20 WIB hasil identifikasi oleh tim Infus menyatakan jenazah yang ditemukan itu atas nama I Made Indraprastha,” ujar Muhammad.
Senada disampaikan Kapolsek Bantur AKP Slamet Subagyo yang menyatakan keluarga korban sudah dihubungi. Kepastian identitas jenazah juga diperkuat dengan jam tangan yang biasa dipakai korban.
“Jenazah ditemukan identik, sesuai dengan jam tangan, tridatu serta ciri-ciri yang lain. Keluarga korban adik dan istrinya mengiyakan itu merupakan ciri-ciri korban,” ujar Kapolsek.
AKP Subagyo menambahkan, jenazah ditemukan dalam kondisi yang utuh meski di beberapa tubuhnya mengalami pembengkakan.
“Badannya lengkap utuh, ini hari ke empat pencarian jadi otomatis bengkak,” imbuh Kapolsek.
Dengan demikian, tim SAR masih melakukan pencarian terhadap dua korban tenggelam yang belum ditemukan. Salah satu korban diketahui bernama Jana Olivia, mahasiswi asing FK UB asal Swiss, serta Bayu selaku pihak tour Guide.
Sebelumnya dua korban lainnya sudah ditemukan dalam kondisi selamat, yakni Ana Brieva Ramirez, mahasiswa asing FK UB asal Spanyol dan Pendik selaku tour guide. (*)
