Satlantas Tutup Sejumlah Akses Menuju Alun-alun Kota Mojokerto Jelang Malam Tahun Baru

Avatar of Redaksi
akses
Rekayasa lalu lintas. (Instagram @infomjkt)

Kota Mojokerto, kabarterdepan.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kota Mojokerto menerapkan rekayasa arus lalu lintas di sejumlah titik strategis menjelang perayaan malam Tahun Baru 2026. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan serta menjaga keamanan dan kelancaran arus lalu lintas di pusat kota.

Kasatlantas Polres Kota Mojokerto, AKP Deky, menyampaikan bahwa penutupan dan pengalihan arus mulai diberlakukan pada Selasa (31/12/2025), khususnya pada jalur yang mengarah ke pusat keramaian, seperti Alun-Alun Kota Mojokerto.

Arus ke Barat dan Selatan Ditutup Total

Deky menjelaskan, arus lalu lintas dari arah barat menuju Alun-Alun Kota Mojokerto ditutup secara total. Kendaraan dialihkan ke arah utara melalui Jalan Letkol Sumarjo.

“Simpang empat PMI untuk arus yang mengarah ke selatan atau menuju alun-alun ditutup total dan akses dialihkan ke timur melalui Jalan Hayam Wuruk,” jelasnya.

Selain itu, akses dari wilayah Gedeg menuju Jembatan Lespadangan juga tidak dapat dilalui kendaraan.

“Wilayah Gedeg itu mau ke Jembatan Lespadangan kita tutup. PMI ditutup, nanti masuk ke Rumah Rakyat ke Jalan Letkol Sumarjo, ke KFC. KFC juga ditutup, mengalir saja,” ujar Deky saat ditemui di lokasi.

Pembatasan Truk Sumbu Tiga Bersifat Tentatif

Dalam upaya mengurangi beban lalu lintas, Satlantas juga melakukan pembatasan kendaraan berat, khususnya truk sumbu tiga. Kebijakan tersebut bersifat tentatif dan menyesuaikan situasi di lapangan.

“Kita halau truk-truk sumbu tiga. Tanggal 31 masih bisa, tapi nanti tanggal 1 Januari sudah tidak boleh melintas,” tegas Deky.

Ia menambahkan bahwa kondisi jalan arteri dan jalan nasional di wilayah Kota Mojokerto saat ini terpantau cukup lengang, sehingga pengalihan arus dapat berjalan lebih landai.

akses

250 Personel Disiagakan, Patroli Hingga Dini Hari

Untuk mendukung pengamanan malam pergantian tahun, Polres Kota Mojokerto mengerahkan sekitar 250 personel gabungan.

“Keamanan nanti malam difokuskan pada akses masuk kota, jalan-jalan besar, dan perempatan-perempatan simbolis. Apel kita mulai jam setengah empat dan pengamanan aktif mulai pukul 17.00 WIB,” terang Deky.

Petugas akan disebar di empat titik pos utama, yakni Exit Tol Gedeg, Jembatan Utara Jalan Gajah Mada, Pos Alun-Alun Kota Mojokerto, serta pos pengamanan terpadu dan pos pelayanan Operasi Lilin.

“Dari pihak kepolisian kita stabilkan setiap titik sampai kurang lebih jam 02.00 pagi dengan patroli besar,” pungkasnya. (Izhah)

Responsive Images

You cannot copy content of this page