Resmi Dilantik, KH Abdul Muchid Pimpin PCNU Mojokerto 2025–2030

Avatar of Redaksi
Pengurus PCNU Kabupaten Mojokerto masa khidmat 2025 - 2030 yang baru saja dilantik, Sabtu (13/9/2025) (Redaksi / Kabarterdepan.com)
Pengurus PCNU Kabupaten Mojokerto masa khidmat 2025 – 2030 yang baru saja dilantik, Sabtu (13/9/2025) (Redaksi / Kabarterdepan.com)

Mojokerto, Kabarterdepan.com – Keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Mojokerto memasuki babak baru. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Mojokerto periode 2025–2030 resmi dilantik dan dikukuhkan dalam acara Pelantikan serta Musyawarah Kerja (Musker) I yang berlangsung di Hall Nine Stars, Kantor PCNU Kabupaten Mojokerto, Jalan RA Basuni, Kecamatan Sooko, pada Sabtu pagi (13/9/2025).

Dengan mengusung tema “Merajut Ukhuwah Nahdliyah Memperkokoh Jami’iyyah”, kegiatan ini tidak hanya menjadi seremoni pelantikan, tetapi juga momentum konsolidasi organisasi untuk merumuskan arah kerja NU Mojokerto lima tahun mendatang.

Acara berlangsung khidmat, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Ribuan jamaah, kader NU, tokoh agama, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Mojokerto hadir memberikan dukungan dan doa restu untuk kepengurusan baru.

KH Abdul Muchid Nahkodai PCNU Mojokerto 2025–2030

Dalam struktur kepengurusan yang baru, KH Abdul Muchid, SH secara resmi ditetapkan sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Mojokerto, sedangkan posisi strategis Rais Syuriyah diamanahkan kepada KH Muslich Abbas, SH.

Dalam sambutannya, KH Abdul Muchid menegaskan, amanah ini adalah tanggung jawab besar sekaligus kesempatan untuk mengabdi lebih luas kepada umat. Ia mengajak seluruh jajaran pengurus dan kader NU Mojokerto untuk bersama-sama bergerak memperkuat jamaah dan jam’iyyah.

“Kami bersyukur hari ini bisa terlaksana pelantikan sekaligus Musker I. Ini menjadi awal baru untuk menyusun langkah strategis lima tahun ke depan. Kami mohon doa restu dari para kiai agar kepengurusan PCNU Mojokerto membawa barokah, lebih maju, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk umat,” tutur KH Abdul Muchid.

Pesan KH Kikin Abdul Hakim: Jaga Kekompakan, NU Sudah Berusia Satu Abad

Kehadiran Ketua PWNU Jawa Timur, KH Kikin Abdul Hakim Mahfudz, memberikan energi tersendiri dalam acara ini. Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan bahwa NU telah memasuki usia lebih dari satu abad, sehingga peran pengurus cabang di daerah semakin penting dalam mengawal keberlangsungan organisasi.

“Kita sama-sama berhikmat di NU yang perjalanannya sudah lebih dari 100 tahun. Tentu, perjalanan panjang ini membutuhkan kekompakan, sinergi, dan kerja nyata. Mari bersama-sama memperkuat peran NU, baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun kehidupan berbangsa,” tegas KH Kikin

Pesan tersebut seakan menegaskan bahwa NU bukan hanya organisasi keagamaan, tetapi juga pilar penting dalam menjaga keutuhan bangsa, terutama di tengah tantangan era modern yang semakin kompleks.

Musker I: Menyusun Arah Program Strategis

Selain pelantikan, agenda Musker I PCNU Kabupaten Mojokerto menjadi forum penting untuk merumuskan program kerja strategis. Seluruh pengurus di berbagai bidang akan menyusun arah gerakan, mulai dari penguatan pendidikan keagamaan, pemberdayaan ekonomi umat, digitalisasi dakwah, hingga peran aktif dalam menjaga kerukunan sosial di masyarakat.

Musker ini diharapkan melahirkan langkah-langkah konkret yang sejalan dengan kebutuhan jamaah di Mojokerto, serta tetap berpijak pada prinsip dasar NU yang berpegang pada Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.

Harapan Besar untuk Mojokerto dan Indonesia

Pelantikan sekaligus Musker I ini bukan sekadar pergantian pengurus, tetapi menjadi momentum strategis bagi NU Mojokerto untuk memperkuat kiprah organisasi di tengah masyarakat.

Dengan kepengurusan baru, NU Mojokerto diharapkan semakin kokoh menjaga ukhuwah, memperluas jaringan pengabdian sosial, serta menjadi motor penggerak pembangunan umat. Dukungan para kiai, ulama, dan seluruh elemen masyarakat diyakini akan memperkuat langkah NU Mojokerto di masa depan.

Bagi warga NU, momen ini adalah harapan baru. Harapan bahwa di bawah kepemimpinan KH Abdul Muchid, PCNU Kabupaten Mojokerto mampu menghadirkan gerakan yang lebih maju, barokah, dan bermanfaat luas, tidak hanya untuk warga Nahdoliyin tetapi juga masyarakat Mojokerto dan Indonesia.

Responsive Images

You cannot copy content of this page