Program Makan Bergizi Gratis Tetap Berjalan Selama Bulan Puasa dengan Mekanisme Baru

Avatar of Redaksi
SmartSelect 20250225 073306 YouTube
Potret Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana. (Sekretariat Presiden / Kabarterdepan.com)

Jakarta, Kabarterdepan.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan tetap berlangsung selama bulan Ramadan tahun ini dengan mekanisme pembagian yang sedikit berbeda.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa makanan akan disediakan dalam bentuk yang bisa dibawa pulang untuk dikonsumsi saat berbuka puasa.

“Mekanismenya berbeda seperti hari biasa di mana kita akan berikan makan bergizi itu untuk dibawa pulang. Jadi untuk yang puasa bisa dimakan saat buka. Untuk yang tidak puasa bisa dimakan sembunyi di sekolah atau di rumah,” ujar Dadan di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (24/2/2025).

Makanan yang disediakan akan berupa menu yang tahan lama, seperti susu, telur rebus, kurma, kue kering fortifikasi, dan buah. Sesekali, menu juga akan mencakup bubur kacang hijau atau kolak, yang tetap mengandung gizi seimbang.

“Contohnya susu, telur rebus, kurma, kemudian kue kering fortifikasi, buah, dan lain-lain. Mungkin juga sesekali ada bubur kacang hijau, atau kolak. Intinya yang jelas sumber komposisi gizinya tetap, di mana di situ ada protein, karbohidrat, dan ada serat,” jelas Dadan.

Selain itu, siswa akan diberikan kantong khusus untuk membawa makanan pulang. Kantong ini harus dikembalikan ke sekolah keesokan harinya agar dapat ditukar dengan kantong berisi makanan baru.

“Nanti anak-anak diberi makanan yang dibawa dengan kantong untuk dimakan di rumah. Kemudian, esoknya kantongnya harus dibawa kembali ditukar dengan kantong yang ada isinya, sehingga tidak menimbulkan sampah dan melatih juga anak-anak supaya disiplin,” pungkas Dadan. (Riris*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page