
Jakarta, KabarTerdepan.com – Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka akhirnya resmi diusung partai Koalisi Indonesia Maju (KIM) menjadi bakal Calon Wakil Presiden (Cawapres) yang berpasangan dengan Prabowo Subianto dalam kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Majunya Gibran dalam Pilpres 2024 menjadi sempat menjadi trending topic teratas pada Minggu (22/10/2023) malam di twitter yang kini berubah nama menjadi X pro dan kontra.
Beberapa figur publik maupun tokoh nasional pun berkomentar. Andre Rosiade misalnya yang menyebut kinerja Gibran lebih hebat dari yang tua-tua.
“Mungkin Mas Gibran memang anak kecil tapi kinerjanya jauh lebih hebat daripada yang tua-tua,” tulis anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra tersebut di akun X @andre_rosiade.
Sementara itu Natalis Pigai, mantan Komisioner Komnas HAM dan Aktivis Kemanusiaan mengatakan siap mengikuti perintah Prabowo yang mencalonkan Gibran. Menurutnya soal Gibran hanya masalah regenerasi.
“Saya pendukung Prabowo yang sudah berjuang bertahun-tahun. Demi Prabowo saya dihina, dimaki dan dibenci, dilaporkan ke polisi 13 kali. Saya berjuang hanya untuk lihat Prabowo Presiden RI. Soal Gibran itu soal regenerasi kepemimpinan. Kita siap 100 % ikut perintah Prabowo,” tulis akun @NataliusPigai2.
Sementara itu Alissa Wahid mempertanyakan majunya Gibran saat Jokowi masih menjabat. Selain itu putri ke-4 mantan Presiden RI KH Abdurrahman Wahid itu menilai putusan Mahkanah Konstitusi yang membuka jalan Gibran untuk maju dalam capres-cawapres juga dinilai tidak sesuai prosedur.
“Bukan soal dinastinya pak, tapi soal mas Gibran yang maju saat pak Jokowi masih menjabat presiden. Juga soal keputusan MK yang tidak melalui prosedur yang proper,” tulis akun @AlissaWahid. (*)
