Presiden Prabowo Resmi Luncurkan Logo HUT ke-80 Kemerdekaan RI

Avatar of Redaksi
20250724 061706
Logo HUT ke-80 Kemerdekaan RI. (X @IndoPopBase)

Jakarta, Kabarterdepan.comPresiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi meluncurkan logo peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/7/2025).

Peluncuran ini menandai dimulainya rangkaian perayaan menuju tanggal 17 Agustus 2025, dengan semangat baru menyongsong delapan dekade Indonesia merdeka.

Logo HUT ke-80 tahun ini mengusung desain modern yang memadukan angka 80 dengan siluet bendera Merah Putih yang berkibar, melambangkan semangat nasionalisme, keberlanjutan, dan arah masa depan Indonesia sebagai bangsa besar.

Tema besar tahun ini adalah “Indonesia Emas, Bersatu untuk Masa Depan”, selaras dengan visi Presiden Prabowo untuk menuju Indonesia yang maju, sejahtera, dan berdaulat.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa ulang tahun kemerdekaan bukan hanya seremonial tahunan, tetapi momen refleksi dan konsolidasi nasional.

“Delapan puluh tahun bukan usia yang muda. Bangsa kita sudah melewati banyak tantangan, dan kini saatnya kita menatap masa depan dengan optimisme dan kerja keras bersama. Logo ini menjadi simbol semangat perjuangan dan persatuan seluruh rakyat Indonesia,” ujar Presiden Prabowo.

Acara peluncuran dihadiri oleh para menteri kabinet, perwakilan TNI-Polri, tokoh masyarakat, serta generasi muda yang turut menyemarakkan momentum dengan pertunjukan seni budaya.

Logo resmi ini akan digunakan dalam berbagai atribut perayaan kemerdekaan seperti spanduk, baliho, media sosial, hingga dekorasi instansi pemerintah di seluruh Indonesia.

Pemerintah juga mendorong masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menyemarakkan bulan kemerdekaan melalui kegiatan positif yang mencerminkan semangat persatuan dan cinta Tanah Air.

Dengan peluncuran logo ini, Indonesia resmi memasuki fase persiapan HUT ke-80 dengan harapan besar akan kemajuan di segala bidang, termasuk pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan pertahanan negara. (Izhah)

Responsive Images

You cannot copy content of this page