Presiden Prabowo Pastikan Program MBG Berjalan bagi Korban Banjir Bekasi

Avatar of Redaksi
Snapinst.app 483545530 18466070047069579 4689929511412289796 n 1080
Potret Presiden Prabowo saat menghubungi Kepala BGN via telepon untuk memastikan warga terdampak banjir mendapatkan MBG. (@prabowo / Kabarterdepan.com)

Bekasi, Kabarterdepan.comPresiden Prabowo Subianto mengunjungi warga terdampak banjir di Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (8/3/2025). Dalam kunjungannya, Prabowo didampingi oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Sebagai bentuk kepedulian, Prabowo menyerahkan bantuan bagi warga untuk berbuka puasa. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana. Selain itu, Prabowo juga berbuka puasa bersama warga di salah satu rumah yang dikunjunginya.

Tak hanya menyerahkan bantuan, Prabowo juga memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bisa dinikmati oleh warga terdampak banjir. Untuk itu, ia langsung menghubungi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, melalui telepon guna memastikan distribusi makanan di wilayah tersebut.

“Di Kabupaten Bekasi, Kecamatan Babelan. Ya, tapi mereka makannya belum sampai. Makannya belum sampai ke sini belum, di Kecamatan Babelan. Hanya memang kondisi mereka itu banyak banjir. Ini sekolah dasarnya. SDN 04 masih terendam. Jadi harus dipikirkan nanti gimana,” ujar Prabowo kepada Dadan.

Menanggapi hal tersebut, Dadan menyatakan bahwa pihaknya akan menyiapkan MBG bagi para siswa korban banjir. Ia juga memastikan dapur umum akan didirikan di lokasi yang lebih tinggi agar tetap bisa beroperasi.

“Kita akan lakukan MBG-nya di daerah yang agak tinggi kemudian nanti bisa terkirim ke sekolah-sekolah,” jawab Dadan.

Dadan juga mengungkapkan bahwa saat ini ada satu dapur di Kabupaten Bekasi yang tidak bisa beroperasi akibat banjir. Namun, ia menegaskan bahwa dapur lainnya masih berjalan, dan pihaknya tengah mempersiapkan dapur besar di Jakarta untuk memasok makanan jika dapur di wilayah terdampak mengalami kendala.

Berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, banjir telah berdampak pada 56 desa di 19 kecamatan. Total 87.282 jiwa terdampak, dengan 48.207 jiwa saat ini mengungsi di 14 titik pengungsian. (Riris*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page