Polisi Gerebek Rumah di Pamekasan, Tiga Pelaku Narkoba Diamankan

Avatar of Redaksi
IMG 20250329 WA0009
Penggrebekan rumah di Pamekasan dugaan penyalahgunaan narkoba. (Redaksi / Kabarterdepan.com)

Pamekasan, Kabarterdepan.com – Tim gabungan dari Polres Pamekasan, Polda Jawa Timur, gerebek rumah di Desa Panagguan, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, Rabu (26/3/2025) malam. Penggerebekan ini dilakukan karena dugaan penyalahgunaan narkoba jenis sabu.

Dalam operasi tersebut, polisi berhasil menangkap tiga orang yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. Dua dari mereka kedapatan sedang menggunakan sabu di sebuah ruangan khusus yang bersebelahan dengan surau. Di lokasi itu, petugas menemukan alat hisap (bong), pipet kecil, serta plastik klip berisi sisa sabu.

Setelah menangkap dua tersangka pertama, petugas melanjutkan penggeledahan ke seluruh ruangan hingga ke kamar mandi. Di salah satu ruangan, polisi menemukan seorang pria berinisial MFD, pemilik rumah, yang bersembunyi di bawah tempat tidur hanya mengenakan celana pendek.

Saat memeriksa rumah tersebut, petugas menemukan dua paket sabu dalam plastik klip kecil yang diakui milik MFD. Selain itu, polisi juga menyita sejumlah tas mewah berisi dua kotak yang berisi puluhan paket sabu siap edar dengan berbagai ukuran takaran.

Tak hanya narkoba, penggeledahan juga mengungkap keberadaan ratusan plastik klip putih, sebuah brankas, senjata tajam berupa celurit, pisau, dan keris, serta sejumlah selongsong peluru dan satu kotak berisi peluru untuk Airsoft Gun. Polisi juga menyita beberapa unit ponsel, dua Handy Talky (HT), perangkat perekam CCTV, serta kendaraan berupa satu mobil Calya berwarna silver, dua motor PCX, dua motor Beat, dan satu motor Vega Z.

Kapolres Pamekasan, AKBP Hendra Eko Triyulianto, turut memimpin penggerebekan ini bersama Kasatreskrim AKP Doni Setiawan dan Kasat Sabhara AKP Bambang. Usai operasi, AKBP Hendra menemui warga yang berkerumun di sekitar lokasi untuk memberikan imbauan agar menjauhi narkoba.

“Kami ingin melindungi generasi muda agar tidak terjerumus ke dalam jerat narkoba. Jangan sampai anak-anak kita menjadi korban,” ujar AKBP Hendra.

Saat ini, Satresnarkoba Polres Pamekasan masih terus mendalami kasus ini untuk mengungkap jaringan yang lebih luas. (Riris*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page