
Sidoarjo, Kabarterdepan.com – Persida Sidoarjo terus mematangkan persiapan menjelang kick off Liga 4 2025-2026 yang akan dimulai pada 7 Desember 2025 mendatang.
Usai menjalani laga uji coba di Stadion Jenggolo, Pelatih Kepala Persida, Kodari Amir, memaparkan perkembangan tim yang kini telah memasuki fase akhir persiapan.
Kodari menjelaskan bahwa timnya saat ini fokus pada simulasi pertandingan penuh selama 90 menit. Dalam uji coba terbaru, skuad dibagi menjadi dua tim sebagai alat ukur kemampuan pemain.
“Kami mencoba simulasi pertandingan dengan melakukan uji coba injuren 90 menit dan membagi pemain menjadi dua tim,” ujar Kodari Amir.
Sejauh ini kondisi mereka sangat bagus. Ini bagian dari persiapan menuju kick off tanggal 7 Desember 2025 nanti.
Skuad Final dan Target Awal Tim Persida Sidoarjo
Hingga kini, Persida telah melakukan beberapa kali laga uji coba sebagai bagian dari evaluasi rutin. Tim berjuluk Laskar Jenggolo itu juga telah mengunci komposisi skuad dengan total 25 pemain yang seluruhnya sudah didaftarkan ke PSSI Jawa Timur.
“Pemain tambahan sudah tidak ada. Kami akan memaksimalkan pemain yang ada. Target awal kami adalah lolos dari putaran pertama, dan tidak menutup kemungkinan menambah pemain bila sangat diperlukan di putaran kedua,” imbuh Kodari saat ditemui di stadion Jenggolo, Rabu (26/11/2025) pagi.
Evaluasi tetap menjadi perhatian utama jajaran pelatih, terutama terkait komunikasi antar pemain dan kualitas sentuhan bola.
Kodari berharap, Persida dapat terus melaju dari satu fase ke fase berikutnya hingga mencapai putaran nasional, bahkan menembus Liga 3.
Saat ini tim pelatih Persida dihuni oleh trio pelatih, Kodari Amir, Nus Yadera, dan Miftahul Huda, yang bersama-sama menangani perkembangan skuad.
Di sisi lain, Kodari turut menyinggung dukungan manajemen terhadap fasilitas tim. Untuk latihan, selama ini Persida menggunakan lapangan Pagerwojo, Kecamatan Buduran, sedangkan fasilitas mess pemain berada di kantor Askab PSSI Sidoarjo.
“Mess masih diperuntukkan bagi pemain yang rumahnya jauh. Karena mayoritas tidak tinggal di mess, kami dari pelatih dan manajemen selalu mengingatkan pemain agar menjaga kondisi menjelang pertandingan,” jelasnya.
Dalam pekan-pekan terakhir menuju kompetisi, Persida meningkatkan intensitas uji coba dengan frekuensi 2-3 kali dalam seminggu, guna memastikan kesiapan fisik, taktik, dan kekompakan tim.
“Dengan persiapan yang semakin matang, Persida Sidoarjo optimis mampu tampil kompetitif di Liga 4 musim ini dan memenuhi target melaju ke fase-fase selanjutnya,” pungkasnya. (zal)
