
Jombang, kabarterdepan.com — Pencipta lagu asal Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Resa Husin, mengungkap kisah di balik terciptanya lagu “Sayap” yang dibawakan oleh penyanyi Umairah dan resmi dirilis pada 27 September 2025.
Resa Husin menuturkan, lagu “Sayap” tercipta secara mengalir dengan inspirasi yang datang dari berbagai film dan drama Korea yang kerap mengangkat kisah cinta penuh emosi dan konflik batin.
“Lagunya mengalir, saya dapat inspirasi dari film dan drama-drama Korea,” ujar Resa saat dikonfirmasi, Selasa (20/1/2026).
Menurut Resa, “Sayap” bukan sekadar lagu cinta biasa. Lagu ini menggambarkan perasaan seseorang yang jatuh cinta sepenuh hati, namun akhirnya menyadari bahwa dirinya hanya menjadi persinggahan, bukan sosok utama dalam hati orang yang dicintai. Tema tersebut kerap dialami banyak orang dan dikenal dengan istilah ghosting atau pemberian harapan palsu dalam hubungan.
Makna itu tergambar kuat dalam lirik lagu yang menggunakan metafora mendalam. Ungkapan seperti “aku telah terbang tinggi, namun sayap-sayapku telah patah lagi” serta “kini aku tenggelam dalam samudera cintamu” menggambarkan perasaan jatuh cinta yang begitu dalam, diikuti kekecewaan dan kehilangan harapan.
“Maknanya untuk seseorang yang memberi harapan palsu, ghosting,” jelasnya.
Resa mengungkapkan, proses penciptaan lagu “Sayap” memakan waktu sekitar dua minggu. Namun pada tahap awal, lagu tersebut baru rampung sekitar 70 persen.
Pencipta Lagu Asal Jombang Gandeng Produser Malaysia
Untuk menyempurnakannya, ia menggandeng produser asal Malaysia, Faruq Rahman, yang membantu menyelesaikan 30 persen bagian akhir hingga lagu tersebut siap dirilis.
“Saya membuat lagu Sayap selama dua minggu dan baru selesai 70 persen, lalu disempurnakan bersama produser Malaysia,” kata Resa.
Menariknya, sebelum akhirnya dibawakan oleh Umairah, lagu “Sayap” sempat diminati oleh sejumlah penyanyi asal Malaysia. Bahkan, nama besar seperti Siti Nurhaliza disebut tertarik untuk membawakan lagu tersebut.
“Ya dibawakan oleh Umairah, sebelumnya banyak artis Malaysia yang mau pakai, termasuk Siti Nurhaliza,” ungkapnya.
Melalui lagu “Sayap”, Resa Husin berharap karyanya dapat menjadi representasi perasaan banyak orang yang pernah mengalami kisah cinta sepihak dan kehilangan, sekaligus menjadi pengingat bahwa tidak semua cinta berakhir dengan kebahagiaan. (Karimatul Maslahah)
