Pemerintah Kota Mojokerto Bergerak Cepat Atasi Banjir

Avatar of Redaksi
IMG 20241213 WA0069 1
Potret PJ walikota Mojokerto bersama warga di tengah duasana malam. (Redaksi / Kabarterdepan.com)

Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Hujan deras yang berlangsung selama sepekan terakhir telah menyebabkan banjir di sejumlah wilayah di Kota Mojokerto. Lima kelurahan terdampak banjir tersebut adalah Kedundung, Mentikan, Blooto, Prajurit Kulon, dan Pulorejo.

Penjabat (Pj) Wali Kota Mojokerto, Moh. Ali Kuncoro, menjelaskan bahwa intensitas curah hujan yang tinggi dan berlangsung terus-menerus berkontribusi pada terjadinya genangan di wilayah tersebut. Hal ini diperburuk oleh kondisi geografis Kota Mojokerto yang lebih rendah dibandingkan daerah sekitarnya, menyerupai cekungan.

“Hujan deras ini tidak hanya terjadi di Kota Mojokerto, tetapi juga di Kabupaten Mojokerto dan Jombang. Akibatnya, sungai-sungai di daerah tersebut meluap karena daya tampungnya melebihi kapasitas. Selain itu, aliran air terhambat oleh eceng gondok dan akar tanaman yang menyumbat saluran,” jelas Ali Kuncoro.

Untuk menangani banjir, Pemerintah Kota Mojokerto bekerja sama dengan BPBD Jawa Timur dan Dinas PU SDA Jatim. Berbagai upaya dilakukan, seperti menggunakan pompa untuk menyedot air dan mengalirkannya ke anak Sungai Brantas, termasuk Sungai Ngotok.

“Saat ini, ketinggian air di Sungai Brantas masih penuh, sehingga pintu air belum dapat dibuka untuk mengalirkan air. Kondisi ini menyebabkan aliran air harus tertahan sementara di wilayah Kota Mojokerto,” kata Ali Kuncoro, yang akrab disapa Mas Pj.

Sejak banjir melanda, pemerintah setempat bersama TNI, POLRI, masyarakat, dan relawan telah melakukan evakuasi warga yang rumahnya terendam. Beberapa titik pengungsian didirikan, seperti di Jl. Insinyur Soekarno, Jalan Prapanca, dan Masjid Al-Mubarok, Kelurahan Prajurit Kulon.

Masyarakat juga berinisiatif mendirikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan makanan bagi para korban.

“Dapur umum terpusat telah didirikan sejak Selasa di Gedung PLUT (Pusat Layanan Usaha Terpadu) Maja Citra Kinarya di Kelurahan Blooto. Selain itu, posko kesehatan juga telah tersedia di lokasi terdampak untuk memberikan pelayanan kesehatan, obat-obatan, dan vitamin kepada warga,” tambahnya.

Ali Kuncoro juga menyampaikan bahwa Posko Bencana telah dibentuk di Kantor Kecamatan Prajurit Kulon untuk memudahkan koordinasi. Kebutuhan air bersih, yang menjadi salah satu kendala utama, telah dipenuhi melalui Dinas Lingkungan Hidup Kota Mojokerto.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah bersinergi dalam menghadapi bencana banjir ini. Semoga musibah ini segera berakhir,” pungkas Ali Kuncoro. (Firda*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page