
Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari atau akrab disapa Ning Ita, menegaskan bahwa keberadaan Kampung Keluarga Berkualitas (KB) bukan sekadar program seremonial, melainkan strategi konkret dalam menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing.
“Di dalam Kampung KB kita integrasikan berbagai aspek pembangunan. Ini adalah strategi yang menyeluruh untuk mewujudkan SDM yang berkualitas,” ujar Ning Ita saat memberikan arahan dalam kegiatan pembinaan kepada Pokja Kampung KB se-Kota Mojokerto di Pendapa Sabha Kridatama, Rumah Rakyat, Selasa (17/6/2025).
Ia menyampaikan rasa bangganya atas capaian Kota Mojokerto yang berhasil menjadikan seluruh kelurahan sebagai Kampung KB.
Capaian tersebut menjadikan Mojokerto sebagai satu dari dua kota di Jawa Timur yang berhasil mencapai 100 persen implementasi Kampung KB di tingkat kelurahan.
Bahkan, Kota Mojokerto meraih peringkat kedua dalam penilaian Kampung KB tingkat provinsi.
“Capaian ini bukan hanya tentang penghargaan atau prestise. Ini merupakan kontribusi nyata kita dalam mendukung tujuan pembangunan nasional,” tegasnya.

Ning Ita juga menyoroti pentingnya mengandalkan potensi sumber daya manusia, mengingat Kota Mojokerto tidak memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah.
“Potensi utama kita adalah SDM. Dari sektor akademik, non-akademik, pemerintahan, hingga masyarakat umum, prestasi demi prestasi terus lahir dari Kota Mojokerto. Ini adalah bukti nyata kualitas SDM kita,” jelasnya.
Ning Ita menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam kesuksesan program Kampung KB. Namun ia juga mengingatkan agar seluruh pihak tidak cepat berpuas diri.
“Jangan cepat merasa cukup. Masih banyak ruang untuk berkembang. Mari terus pacu semangat, tetapkan target yang lebih tinggi, dan terus berinovasi demi kemajuan Kota Mojokerto,” pungkasnya. (Riris*)
