
Banyuwangi, kabarterdepan.com- Tingkat partisipasi pemilih Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Banyuwangi pada Rabu, (27/11/2024) hanya berada di kisaran 56 persen.
Rendahnya tingkat partisipasi yang anjlok jika dibandingkan dengan Pileg 2024 yang mencapai 75,7 persen, menjadi tanggung jawab moral semua pihak.
Hal tersebut diungkapkan Ketua DPC Golkar sekaligus Ketua tim pemenangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi nomor urut 1, Ruliyono saat konferensi pers pemenangan.
“Yang berpartisipasi hanya 56 persen, ini menjadi tanggung jawab moral bersama,” kata Ruliyono pada Rabu, (27/11/2024) malam.
Tak hanya partai politik yang menjadi garda pendukung para calon kepala daerah, melainkan juga seluruh lapisan masyarakat Banyuwangi.
Ruli juga menyoroti kebersedian masyarakat dalam menggunakan hak suaranya untuk mendukung calon kepala daerah yang akan memimpin Bumi Blambangan maupun Provinsi Jawa Timur selama 5 tahun ke depan.
Terlebih, pemerintah juga telah memberikan hari libur pada hari pemilihan, sehingga masyarakat yang bekerja dapat meluangkan waktu untuk menggunakan hak pilihnya.
“Waktu libur telah disediakan pemerintah, panggilan negara yang disia-siakan,” ujar Ruli.
Namun demikian, dia bersyukur Pilkada Banyuwangi berjalan tertib, lancar, aman dan kondusif serta calon pasangan nomor urut nomor 1 yang didukung partainya kembali terpilih memimpin Banyuwangi.
“Alhamdulillah kepercayaan masyarakat Banyuwangi masih diberikan kepada nomor 1,” tandasnya. (Fitri)
