Panglima TNI dan Wapres RI Resmi Buka Konferensi Besar Fatayat NU 2024, Dorong Pemberdayaan Perempuan Indonesia

Avatar of Redaksi
IMG 20241213 WA0087
Potret wakil presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka. (Redaksi / Kabarterdepan.com)

Jakarta, Kabarterdepan.com – (Puspen TNI) Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri pembukaan Konferensi Besar (Kombes) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) 2024 yang secara resmi dibuka oleh Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka.

Acara tersebut digelar di Hotel Arya Duta, Jakarta Pusat, Jumat (13/12/2024) dengan mengusung tema “Organisasi Digjaya: Perempuan Berdaya dan Berkarya”. Tema ini menekankan pentingnya pemberdayaan perempuan dalam berbagai bidang serta kontribusinya untuk kemajuan bangsa.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI bersama sejumlah tokoh lainnya turut memberikan dukungan penuh terhadap upaya pemberdayaan perempuan yang menjadi fokus utama Fatayat NU sebagai salah satu organisasi perempuan terbesar di Indonesia. Kehadiran Panglima TNI menunjukkan komitmen institusi TNI dalam mendukung pemberdayaan masyarakat, khususnya perempuan, sebagai bagian dari pembangunan nasional.

Acara pembukaan ini juga dihadiri oleh berbagai tokoh penting, seperti Menteri Sosial RI Drs. H. Saifullah Yusuf, Kapolri Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf, serta Ketua Umum Pengurus Pusat Fatayat NU Hj. Margaret Aliyatul Maimunah. Selain itu, sejumlah undangan dari berbagai elemen masyarakat turut hadir untuk memeriahkan acara tersebut.

Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi kepada Fatayat NU atas kontribusinya dalam memberdayakan perempuan Indonesia. Menurutnya, tema yang diusung dalam Konferensi Besar ini sangat relevan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan peran perempuan di berbagai sektor, mulai dari ekonomi, pendidikan, hingga sosial budaya.

“Perempuan adalah pilar penting dalam masyarakat. Dengan memberikan ruang untuk mereka berkarya, kita tidak hanya memberdayakan individu, tetapi juga membangun fondasi yang kuat untuk masa depan bangsa,” ujar Gibran dalam pidatonya.

Sementara itu, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyampaikan pandangannya tentang sinergi antara organisasi masyarakat seperti Fatayat NU dengan TNI.

“TNI siap mendukung berbagai program yang mengutamakan pemberdayaan masyarakat, khususnya perempuan, agar semakin banyak tercipta generasi berkualitas yang dapat berkontribusi positif terhadap kemajuan bangsa,” ungkapnya.

Konferensi Besar Fatayat NU ini menjadi ajang untuk merumuskan langkah strategis organisasi dalam beberapa tahun ke depan, sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya. Dengan kolaborasi yang solid, diharapkan tujuan besar pemberdayaan perempuan dapat terwujud secara optimal. (Firda*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page