Pamitan Kerja, Pria asal Ngoro Ditemukan Tak Bernyawa Terperosok di Parit

Avatar of Andy Yuwono
Proses evakuasi korban di parit, Desa Kedungmungal, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Selasa (26/11/2024) malam (Andy / Kabarterdepan.com)
Proses evakuasi korban di parit, Desa Kedungmungal, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Selasa (26/11/2024) malam (Andy / Kabarterdepan.com)

Kabupaten Mojokerto, Kabarterdepan.com – Warga di sepanjang jalan Desa Kedungmungal, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria asal Ngoro yang mengenakan jaket merah berada di parit, Selasa (26/11/2024) malam.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh seseorang warga saat hendak mencari rumput di sepanjang jalan yang sepi penduduk tersebut sekitar pukul 17.00 WIB dan lansung dilaporkan ke petugas.

Informasi yang diterima, korban ialah Kuswari (38) warga Desa Sukoanyar, Kecamatan Ngoro yang sebelumnya dikabarkan menghilang sejak 2 hari terakhir. Tidak jauh dari posisi korban, juga ditemukan kendaraan roda dua jenis honda Mega Pro nopol S 3619 NK milik korban.

Salah satu warga sekitar, Damsi dilokasi kejadian mengatakan, sebelum ditemukan meninggal dunia, pada hari minggu pagi 24 November 2024 korban berpamitan untuk bekerja dan berangkat sekitar pukul 06.15 WIB.

“Hari Minggu berangkat bekerja, setelah itu temannya di pabrik itu bilang kalau korban ini tidak ada di pabrik terus menghubungi perangkat desa,” ungkapnya.

Hingga akhirnya, jasad korban ditemukan berada di area parit dalam kondisi meninggal dunia masih mengenakan jaket warna merah dan ditubuhnya masih mengenakan tas slempang.

Sementara itu, Kapolsek Pungging IPTU Selimat di lokasi kejadian membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Menurutnya pihaknya langsung mendatangkan tim Inafis Satreskrim Polres Mojokerto untuk melakukan olah TKP.

“Untuk sementara kami evakuasi ke rumah sakit soekandar Mojosari untuk mengetahui ada tindak kekerasan atau tidak,” kata Selimat.

Selimat juga menerangkan, jika pihak keluarga telah melaporkan kehilangan korban ini ke Polsek Ngoro. Namun ia belum bisa memastikan penyebab kematian korban.

“Kami belum bisa menyimpulkan apa itu tindak kekerasan atau kelalaian korban sendiri sehingga terjatuh ke parit,” pungkasnya.

Guna penyelidikan lebih lanjut, jasad korban di evakuasi oleh sejumlah relawan dan petugas ke kamar jenazah rumah sakit dr Soekandar Mojosari dengan menggunakan ambulans.

Responsive Images

You cannot copy content of this page