
Kabupaten Mojokerto, Kabarterdepan.com – Nobar Open Mic Mojokerto gaungkan semangat HAKTP dan HAKORDIA melalui gelaran inspiratif di Pendopo Graha Maja Tama Kabupaten Mojokerto. Acara ini menarik perhatian masyarakat karena menghadirkan ruang dialog terbuka yang dekat dengan anak muda.
Kegiatan tersebut berlangsung Selasa (10/12/2025) dan menghadirkan tiga pemantik utama yang memberikan perspektif berbeda tentang kemanusiaan dan antikorupsi. Setiap sesi disusun ringkas agar mudah dipahami para peserta.
Dalam sesi pembuka, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Kabupaten Mojokerto, Ning Shofiya Hanak, mengajak generasi muda lebih berani menyuarakan nilai kemanusiaan.
“Kesadaran ini harus hidup di setiap diri anak muda,” ujarnya dengan penuh semangat.
Nobar Open Mic Mojokerto
Panitia menyampaikan bahwa acara ini tidak hanya sebagai ajang tontonan, tetapi juga wadah bagi peserta untuk membangun solidaritas dan memahami makna Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan serta Hari Antikorupsi Sedunia. Mereka berharap geliat literasi sosial ini terus tumbuh di kalangan masyarakat.
Dilanjutkan dengan sesi pemantik berikutnya, Koordinator Jaringan Gusdurian Jombang, Ning Ema Rahmawati, menegaskan pentingnya keberanian bersuara.
“Keadilan harus diperjuangkan bersama tanpa memandang latar belakang,” tuturnya.
Para peserta yang hadir berasal dari kalangan anak muda lintas agama, masyarakat umum, serta berbagai elemen yang ingin terlibat aktif dalam gerakan sosial. Atmosfer diskusi terasa hangat dan penuh antusiasme.
Dalam bagian acara, Kepala Inspektorat Kabupaten Mojokerto, Drs. Zaqqi, menekankan pentingnya integritas. “Korupsi hanya dapat dilawan jika masyarakat bersatu menjaga kejujuran,” katanya.
Penyelenggara menyimpulkan bahwa kegiatan ini menjadi ruang berkumpul yang menyegarkan. Interaksi peserta dianggap mampu memperkuat kesadaran kolektif tentang kemanusiaan, transparansi, dan nilai antikorupsi di Kabupaten Mojokerto. (Innka)
