
“Saya mengapresiasi anak-anak muda kita, khususnya yang punya talenta bidang seni musik khususnya band diberikan ruang beradu talenta di dalam kegiatan yang diadakan oleh Pemkot Mojokerto yaitu Mojospirit Festival,” tuturnya.
Orang nomor satu di lingkup Pemkot Mojokerto itu menyampaikan bahwa generasi milenial dan generasi Z adalah kelompok yang mendominasi jumlah penduduk di Kota Mojokerto.
Oleh karena itu, pihaknya akan senantiasa memfasilitasi agar generasi muda ini dapat menampilkan talenta terbaiknya, termasuk di bidang musik.
“Ini adalah bentuk perhatian pemerintah kepada generasi Z, generasi milenial yang tentu kreativitasnya tiada batas. Maka melalui ajang seperti ini kami ingin menggali potensi itu,” kata wali kota perempuan pertama di Kota Mojokerto ini.
Dengan adanya event seperti Mojospirit Festival, sosok yang akrab disapa Ning Ita juga berharap ke depan semakin banyak potensi sejenis yang lahir di Kota Mojokerto dan nantinya tentu akan mengharumkan Kota Mojokerto.
Sebagai informasi, Mospirit Festival merupakan event yang diselenggarakan oleh Pemkot Mojokerto untuk menggali potensi generasi muda Kota Mojokerto sekaligus sebagai sarana untuk sosialisasi gempur rokok ilegal.
Di samping Festival Band, acara yang berlangsung pada 24-27 November 2023 ini juga terdapat berbagai rangkaian acara seperti lomba kampung bersih, pameran seni budaya, workshop fotografi, lomba fashion Muslimah, karake golden memories, lomba hadrah dan selawat, serta sarasehan budaya dan bazar UMKM. (*)
