Mojo Batik Festival 2025: Pemenang Ungkap Rasa Syukur dan Perjuangan di Panggung

Avatar of Redaksi
Mojo Batik Festival 2025
Pemenang Mojo Batik Festival 2025. (Ezra/Kabarterdepan.com)

Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Pemenang Mojo Batik Festival 2025 menampilkan rasa syukur dan kebanggaan setelah berhasil meraih gelar pada ajang Fashion Batik Competition Mojo Batik Festival 2025 Canting Bahari Majapahit di Taman Bahari Mojopahit, Kamis (20/11/2025).

Keberhasilan para peserta menjadi sorotan karena perjuangan serta ekspresi emosional yang ditunjukkan saat tampil percaya diri di atas panggung.

Salah satu pemenang, Dea Yustika Umailya Sari, menyampaikan rasa bahagianya usai meraih gelar di kategori Batik Glamor.

“Pastinya senang sekali, tidak menyangka bisa memenangkan kategori Batik Glamor. Bagaimana saya melawan rasa takut ketika berada di atas panggung, rasa gugup itu, dan hasilnya sangat memuaskan,” ujar Dea.

Dea menambahkan bahwa pengalaman tampil di panggung memberikan tantangan tersendiri. Menurutnya, proses menghadapi penonton justru menjadi pelajaran penting yang meningkatkan keberaniannya untuk terus berkembang di dunia fashion batik.

Ia juga berharap Mojo Batik Festival dapat terus digelar setiap tahun. Dea menilai kehadiran festival ini penting sebagai ruang bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam mengembangkan dan mempromosikan batik, khususnya batik khas Mojokerto yang memiliki nilai budaya tinggi dan potensi ekonomi kreatif yang besar.

Ajang ini dinilai bukan sekadar kompetisi, tetapi juga wadah kreatif yang mampu menginspirasi masyarakat. Keberhasilan penyelenggaraan tahun ini diharapkan dapat memperkuat kecintaan terhadap batik serta melahirkan desainer muda berbakat dari Mojokerto.

Peserta Mojo Batik Festival Sampaikan Harapan untuk Penyelenggaraan Tahun Berikutnya

Para peserta Mojo Batik Festival turut memberikan tanggapan positif mengenai penyelenggaraan Fashion Batik Competition 2025. Acara ini dinilai berhasil menampilkan kreativitas desainer muda sekaligus mengangkat potensi batik khas Mojokerto.

Salah satu peserta, Tri Mulyono, menyampaikan antusiasmenya terhadap ajang tahunan tersebut.

“Antusias saya tinggi karena Mojo Batik Festival sudah bertahun-tahun diadakan. Selain mengangkat potensi lokal dari UMKM batik di Kota Mojokerto, saya juga dapat menunjukkan bakat-bakat muda di bidang desain, tata busana, dan karnaval,” ujarnya.

Para peserta menilai bahwa Mojokerto memiliki potensi besar dalam seni batik dan perkembangan seni karnaval yang terus meningkat. Festival ini dianggap sebagai ruang ekspresi bagi pelaku kreatif sekaligus sarana memperkuat identitas budaya daerah.

Peserta lainnya berharap penyelenggaraan tahun depan dapat berlangsung lebih meriah dengan jumlah peserta yang lebih banyak.

Mereka juga menginginkan keterlibatan peserta dari berbagai daerah agar daya tarik festival semakin luas dan memberikan dampak lebih besar bagi perkembangan industri kreatif Mojokerto. (Ezra)

Responsive Images

You cannot copy content of this page