Menikmati Makanan Nusantara dengan Pemandangan Ala Ubud Bali di Trawas

Avatar of Andy Yuwono
Sensasi pengunjung saat makan sambil berada di atas persawahan, Trawas Mojokerto (Andy / Kabarterdepan.com)
Sensasi pengunjung saat makan sambil berada di atas persawahan, Trawas Mojokerto (Andy / Kabarterdepan.com)

Kabupaten Mojokerto, Kabarterdepan.com –Bosan menikmati makanan modern di rumah makan atau restauran, kini di Kecamatan Trawas terdapat kafe yang menyediakan makanan tradisional tempo dulu dengan menyajikan masakan nusantara.

Berada di Desa Tamiajeng, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Amazing Trawas Cafe (ATC) ini juga memiliki tempat bernama Omahe Bapak yang menyediakan makanan tradisional yang dimasak menggunakan tungku kayu.

Adapun beberapa menu nusantara yang dapat dinikmati, seperti sayur lodeh, sayur jamur, oseng oseng tempe dan pindang serta beberapa menu lainya yang dibanderol harga mulai dari Rp 10.000 hingga Rp 20.000.

Sehingga, kafe yang baru buka 6 bulan yang lalu ini tak pernah sepi pengunjung, bahkan pemandangan yang ada ini di klaim mirip dengan di daerah Ubud Bali. Hamparan terasiring hijaunya persawahan itu dapat dilihat dari ketinggian di lokasi yang merupakan lereng gunung penanggungan.

Tabita, salah seorang pengunjung asal Surabaya yang datang dengan beberapa kerabatnya ini mengaku sengaja datang ke trawas untuk menikmati suasana yang berbeda dari biasanya.

“Dari Surabaya disini cari sesuatu, di Surabaya kan panas terus habis itu di sini hawanya bagus buat refreshing,” ungkapnya Minggu (21/7/2024) sore.

Ia menambahkan, dirinya yang datang bersama 3 temanya itu menikmati makanan menu sayur lodeh dan ikan tongkol ini dapat menikmati pemandangan terasiring sawah yang sejuk.

“Angin sepoi-sepoi, bisa melihat sawah, ada suara burung juga,” terangnya.

Sementara, Teguh Santoso, Manager Marketing Cafe Omahe Bapak mengatakan, pihaknya sengaja menyediakan tempat yang berada diatas hamparan sawah untuk pengunjung bisa makan dengan bisa menikmati pemandangan alam yang masih natural.

“Bisa memilih duduk langsung menghadap sawah terasering ala Ubud Bali, kan ada pemandangan gunung Welirang dan Penanggungan,” katanya.

Selain itu, menu yang disajikan di cafe yang menjadi satu dengan Amazing Trawas Cafe itu terdapat menu tradisional dengan konsep mengambil sendiri atau prasmanan.

“Jadi konsepnya Nusantara dengan menyajikan menu tradisional, untuk pengunjung disini bisa mengambil secara langsung,” pungkasnya.

Kafe ini buka setiap hari pada pukul 09.00 WIB hingga 21.00 WIB, namun setiap hari jumat sore tutup hingga sabtu pagi dan kembali buka pada sabtu sore hari. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page