Mega Proyek Infrastruktur Buleleng Berlanjut, Begini Penjelasan Gubernur Bali

Avatar of Redaksi
Gubernur bali
Gubernur Bali Wayan Koster (tengah) bersama Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra (kiri) dan Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatne (kanan), pada perayaan HUT Kota Singaraja, Sabtu malam. (Foto Pemprov Bali for kabarterdepan.com)

Singaraja, Kabaterdepan.com – Sejumlah proyek infrastruktur strategis di Kabupaten Buleleng dipastikan terus berlanjut.Gubernur Bali, Wayan Koster, memaparkan perkembangan terbaru mega proyek tersebut di hadapan ribuan warga saat menghadiri perayaan HUT Ke-421 Kota Singaraja di RTH Taman Bung Karno, Singaraja, Sabtu (5/4/2025) malam.

Gubernur Koster, didampingi Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra dan Wakil Bupati Gede Supriatna, menegaskan komitmennya untuk menuntaskan pembangunan infrastruktur kunci di Bali Utara. Proyek yang menjadi fokus meliputi kelanjutan Jalan Shortcut Singaraja-Mengwitani, penyelesaian Turyapada Tower tahap II, pembangunan Pelabuhan Terpadu Sangsit, peningkatan jalan kabupaten, serta realisasi sports center.

Secara rinci, Koster menjelaskan bahwa pembangunan Shortcut Singaraja-Mengwitani akan dilanjutkan ke titik 9-10 hingga 2026, dan berlanjut ke titik 11-12 (Bangkiang Sidem-Desa Ambengan).

“Astungkara berjalan sukses dan selesai sesuai target, sekarang pembangunan shorcut titik 9-10 dalam proses tender,” jelas Gubernur Koster.

Pernyataan Gubernur Bali Wayan Koster

Sementara itu, Turyapada Tower yang tahap pertamanya telah rampung, akan memasuki pembangunan tahap II tahun ini dengan target penyelesaian kawasan pada 2026. Koster menyebut tower ini akan menjadi ikon wisata dunia di Buleleng.

“Ini akan jadi objek wisata dunia dan pusat pertumbuhan ekonomi Buleleng,” katanya.

Untuk Pelabuhan Terpadu Sangsit, persiapannya direncanakan mulai tahun 2026, yang diharapkan berfungsi sebagai pelabuhan logistik, cruise, dan objek wisata baru.

Kabar baik juga datang untuk harapan masyarakat Buleleng memiliki sports center. Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan Pemerintah Provinsi Bali siap menghibahkan lahan seluas 5,6 hektar di Lumbanan Sukasada kepada Pemkab Buleleng untuk mewujudkan fasilitas olahraga tersebut.

“Jadi saya akan hibahkan tanah tersebut seluas 5,6 hektar ke Pemkab Buleleng,” pungkasnya.

Seluruh pembangunan ini merupakan bagian dari visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali menuju Bali Era Baru yang akan terus dilanjutkan dalam periode kepemimpinan 2025-2030. (WIJ)

Responsive Images

You cannot copy content of this page