Lestarikan Kearifan Lokal, TPS di Mojokerto Mirip Kerajaan Majapahit

Avatar of Andy Yuwono
Petugas KPPS sibuk menyiapkan surat suara dengan mengenakan baju Kerajaan Majapahit (Redaksi Kabarterdepan.com)
Petugas KPPS sibuk menyiapkan surat suara dengan mengenakan baju Kerajaan Majapahit (Redaksi Kabarterdepan.com)

Kabupaten Mojokerto, Kabarterdepan.com – Tempat Pemilihan Umum (TPS) di Desa Gading, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto terlihat berbeda dan unik, dimana para petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) memakai pakaian ala Kerajaan Majapahit.

Selain petugas KPPS, dua petugas keamanan yakni hansip juga mengenakan kebaya di pinggulnya layaknya penjagaan kerajaan.

Selain itu, TPS dilokasi pun dihias dengan berbagai patung kerajaan serta beberapa karakter raja, sehingga warga yang datang untuk menyampaikan hak pilih merasa seperti di sebuah tempat kerajaan.

Anik Muawanah, mengatakan dirinya bersama petugas yang lain menginginkan kearifan lokal di wilayah Jatirejo yang dekat dengan Trowulan yakni kearifan lokalnya Majapahit.

“Jadi ini kita ingin mengangkat kearifan lokal dari Mojokerto dari Kerajaan Majapahit,” ungkapnya, (14/2/2024) siang.

Ia menambahkan, pihaknya telah menyiapkan beberapa waktu untuk mendesain lokasi TPS yang dijadikan mirip dengan suasana kerajaan.

“Ini baju raja dan ratu kerajaan Majapahit Raden Wijaya, selir satu, selir dua dan Gajah Mada ada,” paparnya.

Terdapat tujuh petugas dan dua hansip yang mengenakan baju ala kerajaan seperti peran Gajah Mada, Ken Arok, Ken Dedes yang masing masing berbagi tugas.

“Ini temanya adalah raja Majapahit Raden Wijaya itu mau mengadakan pemilihan umum,” paparnya.

Dengan demikian, antusias para Daftar Pemilih Tetap (DPT) pun sangat antusias datang untuk menyampaikan aspirasi dalam demokrasi 2024 saat ini.

“Harapannya tidak ada yang golput, semuanya 100% ikut mencoblos,” harapnya.

Sementara itu, Katiman, Ketua RT setempat menuturkan antusias masyarakat yang datang ke TPS 02 Desa Gading tersebut banyak yang datang sejak pagi hingga siang.

“Dari antusias masyarakat sangat semangat apalagi ini seperti kerajaan,” pungkasnya. (*)

Responsive Images

Tinggalkan komentar

You cannot copy content of this page