
Mojokerto, Kabarterdepan.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto, yang berada di bawah naungan Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Timur, terus menunjukkan komitmennya untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan lapas dengan memperketat pengawasan terhadap barang bawaan pengunjung.
Langkah ini semakin diperkuat dengan adanya pemeriksaan barang bawaan yang dilakukan secara lebih intensif dan menyeluruh pada Kamis, (13/2).
Tujuan dari peningkatan pengawasan ini adalah untuk mencegah masuknya barang-barang terlarang ke dalam lapas, yang dapat membahayakan stabilitas keamanan dan ketertiban.

Tim pemeriksa yang bertugas saat ini telah meningkatkan ketelitian dalam memeriksa setiap barang yang dibawa oleh pengunjung, terutama keluarga dari warga binaan yang datang berkunjung.
Setiap barang yang dibawa, mulai dari makanan, pakaian, hingga paket kiriman, diperiksa secara lebih teliti, guna memastikan bahwa tidak ada barang-barang yang berpotensi membahayakan, seperti narkoba, senjata tajam, atau alat komunikasi ilegal yang bisa digunakan untuk melakukan tindakan kriminal atau mengganggu sistem keamanan di dalam lapas.
Kepala Lapas Mojokerto, Rudi Kristiawan, menegaskan bahwa langkah-langkah ini diambil sebagai upaya preventif untuk mendeteksi dini potensi penyelundupan barang-barang terlarang.
“Kami tidak akan memberi celah sekecil apapun bagi masuknya barang-barang terlarang ke dalam lapas. Kami menyadari bahwa pengawasan yang ketat dan pemeriksaan yang menyeluruh adalah langkah penting dalam menjaga keamanan di dalam lapas. Oleh karena itu, pemeriksaan terhadap barang bawaan pengunjung akan terus kami tingkatkan dengan ketelitian yang maksimal,” ujarnya dengan tegas.
Pemeriksaan ini bukan hanya berlaku bagi barang bawaan pengunjung, tetapi juga bagi semua paket kiriman yang diterima oleh warga binaan.

Setiap paket yang masuk akan diperiksa dengan cermat untuk memastikan tidak ada benda terlarang yang diselundupkan dengan tujuan mengganggu ketertiban atau membahayakan keselamatan penghuni lapas dan petugas.
Dengan langkah-langkah yang diambil ini, Lapas Mojokerto berkomitmen untuk menjaga integritas dan menciptakan lingkungan yang aman dan tertib di dalam sistem pemasyarakatan.
Keamanan yang terjaga dengan baik akan memberikan rasa aman bagi semua pihak yang terlibat, baik bagi petugas, warga binaan, maupun pengunjung.
Lapas Mojokerto memastikan bahwa segala upaya yang dilakukan bertujuan untuk menciptakan lingkungan bebas dari ancaman barang-barang terlarang, serta mendukung terciptanya suasana yang kondusif bagi proses pembinaan para warga binaan. (Tantri*)
