
Banyuwangi, kabarterdepan.com- Kecelakaan beruntun yang merenggut korban jiwa terjadi di jalan raya Situbondo-Banyuwangi, tepatnya di Dusun Kapuran, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Minggu (5/1/2024) pukul 9.30 WIB.
Kecelakaan tersebut melibatkan truk tangki, angkot dan satu unit motor yang mengakibatkan sopir angkot tewas di tempat kejadian, sementara penumpangnya mengalami luka-luka dan kini di rawat di rumah sakit.
“Angkot jenis Suzuki Carry Nopol P-1103-XXX dikemudikan pria berinisial DAP, 42 tahun warga Kalipuro,” terang Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi, AKP Heru Slamet.
Kronologi kejadian fiurai Heru, angkot yang dikemudikan DAP berjalan dari arah selatan (kota) menuju utara membawa rombongan 8 warga asal Kecamatan Mumbulsari, Jember.
Di belakang angkot tersebut melaju sepeda motor Honda Beat Nopol P-4039-XXX yang dikendarai Y, 52 tahun berboncengan dengan S, 52 tahun yang sama-sama warga Kalipuro.
Sementara saat di lokasi kejadian, datang dari arah berlawanan melaju Truk Tangki Hino Nopol N-9230-XXX yang dikemudikan oleh EH 35 Th, warga Purwodadi Pasuruan.
“Sesampainya di TKP truk tangki Hino diduga agak ke kanan sehingga menabrak mobil angkot,” kata Heru.
Ditambahkan Heru, karena jarak yang terlalu dekat, sepeda motor yang berada di belakang angkot tidak bisa menghindar dan menabrak bagian belakang angkot dan tercebur ke selokan.
Akibatnya, mobil angkot ringsek dan sopir angkot tewas di tempat, sementara para penumpang angkot dan pengendara sepeda motor mengalami luka berat dan kini dirawat di RSUD Blambangan.
Heru merinci 8 penumpang angkot itu diantaranya, MH (40), RRJ (16), DH (26), RJ (25) H (50), S (43), AKM (3), dan N (44).
“Penumpangnya mengalami luka-luka di rawat di RSUD Blambangan,” ujar Heru.
Hingga kini, petugas unit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi disebutnya masih masih melanjutkan pemeriksaan saksi-saksi untuk tahap penyelidikan lebih lanjut. (Fitri)
