
Sidoarjo, Kabarterdepan.com – Tim dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) singgah ke Sidoarjo, Selasa siang (15/10/2024). Kegiatan ini merupakan rangkaian agenda kunjungan di wilayah Jawa Timur.
Jajaran lembaga antirasuah itu datang mengajak eksekutif maupun legislatif dapat bersinergi dengan baik dan menciptakan suatu pemerintah daerah (Pemda) lebih baik.
Hal itu, seiring dengan pelaksanaan pelantikan para wakil masyarakat terpilih (DPRD, Red) yang belakangan dilakukan di seluruh negeri, termasuk di Sidoarjo.
“Ini, merupakan agenda sosialisasi pencegahan tentang tindak pidana korupsi. Yang juga dilakukan di seluruh Indonesia,” kata Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, di sela agenda sosialisasi pencegahan tindak pidana korupsi di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sidoarjo, Selasa (15/10/2024).
Dalam kesempatan itu, kata Didik, turut mengajak daerah melakukan langkah-langkah pencegahan terkait pelanggaran hukum itu. Yang sejalan dengan pedoman Monitoring Center for Prevention (MCP).
Terdapat delapan poin dalam pedoman itu, antara lain perencanaan penganggaran, yang dinali berpotensi resiko pelanggaran hukum. Pun, tujuh poin lainnya.
“Ya inilah pentingnya melakukan pencegahan itu. Kami mengajak seluruh pemda untuk melakukan upaya itu,” terangnya.
Agenda sosialisasi itu, juga mendorong peningkatkan MCP Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo yang tengah berada 55 persen, dari sebelumnya 91 persen.
“Kami harapkan Sidoarjo mampu meningkatkan kualitas pemerintahannya. Sehingga tidak menemukan hal yang kurang,” kata Irawati, selaku Analis Tindak Korupsi Madya KPK, yang turut dalam rombongan sosialisasi tersebut.
Sementara itu, Pjs Bupati Sidoarjo Muhammad Isa Ansori mengapresiasi acara sosialisi pencegahan korupsi itu. Sehingga, memberikan pencegahan kepada seluruh jajaran terhindar perkara hukum.
“Harapan kita tentunya angka korupsi semakin menurut, ya, untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarkat,” pungkasnya. (*)
