
Jombang, Kabarterdepan.com – Pembangunan Rumah Sakit Bhayangkara merupakan wujud nyata dari komitmen Polda Jawa Timur dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan.
Pemerintah Kabupaten Jombang telah menyiapkan lahan sekitar 3000 M², sementara Mabes Polri telah menggelontorkan anggaran 30 Milyar.
Proyek sinergi Polri dan Pemerintah Kabupaten Jombang ini ditargetkan selesai pada akhir November 2024 dan diharapkan mampu melayani masyarakat di 7 kecamatan dan mampu menjadi ikon kesehatan di Kabupaten Jombang.
Ground Breaking Pembangunan Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Jombang, Jawa Timur oleh Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Irjen Pol Drs. Imam Sugianto didampingi Pj Bupati Jombang Sugiat, Karojemengar Srena Polri Brigjen Pol Andik Setiyono, Kapolres Jombang AKBP Eko Bagus Riyadi, Selasa (28/5/2024) pagi.
Irjen Pol Imam Sugianto Selain mengatakan, selain menegakkan hukum sesuai amanah Undang-undang nomor 2 tahun 2002, tentang Polri.
Polri juga memiliki tanggung jawab untuk mendukung tercapainya kesejahteraan masyarakat, salah satunya melalui penyediaan fasilitas kesehatan yang memadai.
“Kami menyadari bahwa pembangunan kesehatan nasional adalah bagian penting dari pembangunan nasional yang menyeluruh,” kata Irjen Imam.
Kapolda Jatim ini mengungkapkan, pemerintah Indonesia melalui arah pembangunan kesehatan nasional menekankan pentingnya peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat.
Imam menjelaskan pembangunan RS Bhayangkara di Kota Santri terwujud berkat kerja sama Polri dengan Pemkab Jombang. Karena lahan untuk rumah sakit kelas 4 ini dibangun di atas lahan hibah dari Pemkab Jombang.
“Di atas lahan yang tadinya hibah dari Pemkab Jombang kurang lebih 2.700 meter persegi, hari ini digenapkan menjadi 3.000 meter persegi. Sisanya akan segera kami urus proses hibahnya,” jelasnya.
Imam menambahkan, pembangunan RS Bhayangkara ini bakal dikerjakan selama 189 hari. Sehingga akhir November 2024, rumah sakit ini sudah bisa diresmikan.
“Harapan kami pembangunan rumah sakit ini sebagai ikon kesehatan di Kabupaten Jombang dan insya Allah akan bisa melayani masyarakat kurang lebih 7 kecamatan di sekitar rumah sakit ini,” tandasnya. (Rebeca)
