Kisah Atlet Muda Angkat Besi Kota Mojokerto Sabet Emas di Porprov IX Jatim 2025

Avatar of Redaksi
IMG 7706
Potret Nayla Aliya (tengah) bersama pelatihnya, Frapti Tri (kanan), dan Kepala Sekolah SMPN 9 Kota Mojokerto, Dwi Puspa (kiri). (Youtube Kabar Terdepan)

Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh atlet muda asal Kota Mojokerto. Nayla Aliya Ramadhani, siswi SMPN 9 Kota Mojokerto, berhasil meraih medali emas dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025 pada cabang olahraga angkat besi.

Keberhasilan ini melengkapi perjalanan prestasi Nayla sejak pertama kali turun di ajang Porprov Jatim 2023 dengan raihan satu perunggu dan satu perak.

Tahun yang sama, ia juga sukses menyabet tiga perak di Kejurprov Jatim. Kini, di Porprov IX Jatim 2025, Nayla tampil semakin gemilang dengan koleksi satu emas dan dua perak.

Nayla mengaku tidak akan berhenti sampai di sini. Ia tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) 2025 yang akan digelar September mendatang.

“Kalau target dalam waktu dekat POPNAS di bulan September ini. Pastinya kalau target harus diraih setinggi-tingginya,” ujar Nayla dikutip dari Podcast Kabar Terdepan, Selasa (29/7/2025).

Menariknya, sosok yang berperan besar dalam perjalanan karier Nayla adalah ibunya sendiri, Frapti Tri Setiyawati, yang dulu juga merupakan atlet angkat besi sekaligus pelatihnya.

Frapti menyebut, sejak usia 3 tahun Nayla sudah terbiasa mengikuti orang tuanya bertanding angkat besi. Di usia 10 tahun, ia mulai serius menekuni latihan.

“Nayla ini dari kecil umur 3 tahun sudah sering ikut kita ke mana-mana, saya dulu juga bertanding. Jadi mungkin lingkungan yang membentuk dia. Akhirnya saya lihat ada potensi, lalu saya arahkan,” kata Frapti.

Frapti mengaku sempat memotivasi putrinya dengan janji bisa berkesempatan ke luar negeri jika serius menekuni olahraga ini.

“Dia bilang enak ayah-bunda bisa ke luar negeri, ya saya bilang kalau kamu mau ayo latihan. Dari jalur atlet bisa ke luar negeri gratis, akhirnya dia semakin minat,” ungkapnya.

Lebih jauh, Frapti mengapresiasi dukungan KONI Kota Mojokerto yang kini semakin memperhatikan perkembangan cabang olahraga angkat besi.

“Saya nilai memang niat untuk membangun olahraga terutama angkat besi di Kota Mojokerto semakin meningkat. Dari tidak ada angkat besi, sekarang ada dan peminatnya juga banyak. Harapan saya, pemerintah kota juga ikut mendorong agar angkat besi lebih dikenal masyarakat,” ucapnya.

Dukungan penuh juga datang dari pihak sekolah. Kepala SMPN 9 Kota Mojokerto, Dwi Puspa Heriningsih, mengatakan sejak 2024 sekolahnya telah memiliki ekstrakurikuler angkat besi berkat kerja sama dengan KONI Kota Mojokerto.

“KONI memfasilitasi kami dengan pelatih bersertifikat dan alat-alat angkat besi yang nilainya satu set bisa mencapai Rp300 juta. Sekolah tentu tidak mampu menyediakan, sehingga kami menyiapkan tempat. Anak-anak juga mendapat tambahan gizi serta fasilitas penuh ketika mengikuti event-event kejuaraan,” jelas Dwi Puspa.

Ia berharap, fasilitas angkat besi terus mendapat perhatian agar bisa melahirkan lebih banyak atlet berprestasi seperti Nayla. (Riris)

Responsive Images

You cannot copy content of this page