Kesaksian Ramesh Korban Selamat Ungkap Detik-Detik Jatuhnya Pesawat Air India AI171

Avatar of Redaksi
WhatsApp Image 2025 06 14 at 12.23.13 7b8f3311
Potret PM India, Narendra Modi, saat mengunjungi korban selamat, Vishwashkumar Ramesh. (@supertanskiii)

Internasional, Kabarterdepan.comKecelakaan tragis dialami pesawat Air India AI171 yang jatuh hanya beberapa detik setelah lepas landas dari Bandara Ahmedabad pada Kamis (12/6/2025).

Pesawat berjenis Boeing 787-8 Dreamliner itu menghantam kawasan padat permukiman Meghani Nagar, menyebabkan kehancuran besar dan menewaskan hampir seluruh penumpangnya.

Pesawat tersebut membawa total 242 orang, terdiri dari 230 penumpang dan 12 awak kabin. Dari jumlah itu, 241 orang dinyatakan tewas di lokasi kejadian maupun setelah upaya evakuasi. Hanya satu orang penumpang yang berhasil selamat dari tragedi ini, dia adalah Vishwar Kumar Ramesh, yang kini tengah dirawat di rumah sakit.

Satu-satunya Korban Selamat Ceritakan Detik-detik Mencekam

Vishwashkumar Ramesh menjadi satu-satunya korban yang selamat dari pesawat memberikan kesaksiannya. Ramesh terkejut bagaimana hidupnya terselamatkan saat nyaris seluruh orang di sekelilingnya tewas. Hanya dalam waktu kurang dari satu menit sejak pesawat lepas landas, kejadian berlangsung sangat cepat dan penuh kepanikan.

“Saya sempat mengira akan ikut tewas, tapi saat membuka mata dan melihat sekeliling, saya sadar bahwa saya masih hidup,” ujarnya, dikutip dari laporan video Viory.

Meski tubuhnya terluka dan terguncang, Ramesh berjuang menyelamatkan diri dari reruntuhan pesawat yang mulai terbakar dan hancur.

“Saya mencoba melepaskan sabuk pengaman, berusaha keluar sebisanya dari tempat saya duduk, akhirnya saya berhasil keluar,” sambungnya.

Ia menggambarkan kondisi di dalam kabin yang berubah drastis sesaat setelah pesawat mengudara.

“Di depan mata saya, para pramugari, ibu-ibu, bapak-bapak, semuanya meninggal dunia, ketika pesawat lepas landas, tiba-tiba terasa seperti terhenti. Saya merasakan ada yang tidak beres, lampu di dalam pesawat berubah menjadi hijau dan putih. Setelah itu, entah untuk mempercepat proses lepas landas atau apa, pesawat menabrak,” beber Ramesh.

Menurut Ramesh, posisi duduknya menjadi faktor penting yang membuatnya selamat. Ia duduk di bagian pesawat yang tidak menghantam bangunan secara langsung, melainkan jatuh ke tanah di bawahnya. Dari celah kecil di badan pesawat, ia melihat peluang untuk melarikan diri.

“Bagian tempat saya duduk tidak menabrak bangunan asrama, tapi jatuh ke tanah di bawahnya. Di sisi tempat saya duduk, ada sedikit celah di luar badan pesawat. Saat saya melihat pintunya terbuka, saya melihat ada ruang untuk keluar, saya mencoba menyelamatkan diri dan akhirnya berhasil,” lanjutnya.

Namun di sisi lain, tak semua penumpang memiliki nasib serupa.

“Di sisi seberang, orang-orang tidak bisa keluar karena pesawat menghantam dinding bangunan,” pungkasnya. (Riris*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page