Kepala Sekolah SMPN 1 Prabumulih Diduga Dimutasi Usai Tegur Anak Wali Kota, Ini Faktanya

Avatar of Redaksi
WhatsApp Image 2025 09 17 at 14.40.16 c0328f82
Potret Roni Ardiansyah dalam video viral yang beredar. (TikTok @faktajakarta)

Sumatera Selatan, Kabarterdepan.com – Ramai di media sosial, Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Prabumulih, Sumatera Selatan, Roni Ardiansyah, dikabarkan dimutasi dari jabatannya setelah diduga menegur anak Wali Kota Prabumulih yang membawa mobil ke sekolah.

Dalam sebuah video yang beredar, tampak Roni dikerubungi oleh para siswa dan memeluk mereka satu persatu sambil menahan tangis, Senin (15/9/2025).

Dari informasi yang dihimpun, seorang penjaga sekolah bernama Ageng Winoto juga ikut dipindahkan dengan alasan serupa.

Kabar tersebut memicu gelombang kritik publik hingga menarik perhatian Ajudan Presiden Prabowo, Rizky Irmansyah.

“Saya akan telusuri dan saya akan kembalikan kehormatan kepsek ini,” tulis Rizky dalam sebuah komentar yang viral.

Bantahan Wali Kota Prabumulih

Menanggapi isu tersebut, Wali Kota Prabumulih, Arlan, membantah bahwa Roni telah dimutasi. Ia menegaskan bahwa yang terjadi hanyalah teguran.

“Masalah berita-berita hoaks di media mengatakan bahwa Pak Roni sudah diganti dan dipindahkan ke tempat sekolah lain. Itu tidak benar,” ujarnya melalui akun Instagram @cak.arlan_official, Selasa (16/9/2025).

Arlan menjelaskan bahwa dirinya belum memindahkan Roni melainkan hanya menegur terkait sejumlah persoalan yang terjadi di sekolah.

“Saya belum memindahkan Pak Roni, memanggil Pak Roni, saya baru menegur Pak Roni karena di sekolahan itu ada masalah kasus yang membuat anak sekolah itu tidak betah di situ,” jelasnya.

Ia mengatakan bahwa terkait masalah di SMPN 1 Prabumulih, guru yang bermasalah telah dipindahkan.

“Menegur Pak Roni jangan sampai terjadi lagi dan yang guru sekolah itu sudah dipindahkan, sudah satu minggu yang lalu,” lanjutnya.

Selain itu, Arlan juga membantah tudingan bahwa anaknya membawa mobil ke sekolah.

“Lalu berita masalah anak saya, itu adalah berita hoaks. Anak saya tidak membawa mobil ke sekolahan, anak saya diantar,” sambungnya.

Penjelasan Dinas Pendidikan

Kepala Dinas Pendidikan Kota Prabumulih, A Darmadi, menjelaskan bahwa mutasi terhadap Roni dipertimbangkan sejumlah permasalahan yang terjadi di SMPN 1 Prabumulih di antaranya kasus chat mesum seorang guru, kasus parkir berbayar, dan insiden yang berkaitan dengan anak wali kota.

“Anak wali kota saat hujan deras tidak boleh memarkirkan kendaraan yang mengantarnya ke lingkungan sekolah sehingga anak beliau kehujanan,” katanya, Rabu (17/9/2025). (Riris)

Responsive Images

You cannot copy content of this page