Kenalan sama Prabu Abimanyu, Juara 2 Duta GenRe Putra Kota Mojokerto 2025

Avatar of Redaksi
WhatsApp Image 2025 04 30 at 10.30.05 5747d3ae
Juara 2 Duta GenRe Putra Kota Mojokerto 2025, Prabu Abimanyu. (@prbubimanyu)

Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Berkat tekad kuatnya untuk terus berkembang dan menjadi versi terbaik dari dirinya sendiri, remaja inspiratif dari Kota Mojokerto, Prabu Abimanyu, berhasil meraih Juara 2 Duta GenRe Putra Kota Mojokerto 2025.

Siapa sebenarnya Prabu Abimanyu? Yuk, kita kenalan lebih dekat!

Si Hobi Olahraga dan Traveling

Prabu Abimanyu akrab dipanggil Bima, ia adalah anak kedua dari tiga bersaudara. Ayahnya adalah seorang personil TNI-AD, sementara ibunya merupakan ibu rumah tangga yang suportif. Saat ini, Bima duduk di kelas 11 SMA Negeri 1 Kota Mojokerto.

Meski tidak banyak berburu prestasi akademik selama SMA, Bima pernah mewakili sekolahnya dalam ajang lomba Pramuka tingkat nasional di Jember, membuktikan keberanian dan ketahanannya dalam tantangan lapangan.

Kesehariannya banyak diisi dengan aktivitas fisik dan olahraga, serta hobi traveling yang memberinya perspektif dan pengalaman baru dalam hidup.

Motivasi Mengikuti Duta GenRe

Awalnya, mengikuti ajang Duta GenRe bukan sesuatu yang terpikirkan olehnya. Namun dorongan untuk meng-upgrade diri dan keluar dari zona nyaman jadi alasan utamanya.

“Saya ingin menguji diri saya agar keluar dari zona nyaman sehingga lebih berkembang ke depannya,” ujarnya.

Perjalanan dan Tantangan Menjadi Duta GenRe

Proses seleksi dimulai dari tahap roadshow ke sekolah-sekolah di Kota Mojokerto. Dari sana, dipilih beberapa wakil terbaik untuk melanjutkan seleksi tingkat kota. Di sinilah, Bima mulai merasakan tantangan sebenarnya, mulai dari membuat konten edukatif yang kreatif hingga melatih public speaking, yang awalnya menjadi titik lemahnya. Meski terasa sulit di awal, proses itu menjadi ajang pembelajaran besar bagi Bima.

Momen Berkesan

Salah satu hal paling berharga dalam perjalanannya bukan hanya gelar yang ia raih, melainkan ikatan persahabatan dan kekeluargaan yang terbentuk di antara para finalis. Ia merasa bersyukur dapat bertemu kembali dengan teman-teman lama dari SMP dan SMA, yang justru menjadi bagian dari sistem dukungan terkuatnya selama proses ini.

Pelajaran dan Perubahan Hidup

Bersama Duta GenRe, Bima mendalami banyak isu yang dekat dengan kehidupan remaja, seperti narkoba, stunting, penyiapan kehidupan berkeluarga, hingga perilaku hidup sehat. Yang lebih penting, ia menyadari bahwa perubahan terbesar justru terjadi dalam dirinya sendiri yaitu dari yang tadinya pendiam dan kurang percaya diri, kini ia bisa tampil di depan umum dan menyampaikan pesan-pesan edukatif.

“Saya merasa dapat menginspirasi teman-teman di sekitar saya,” ungkapnya.

Sosok yang Menginspirasi

Bima mengaku sangat terinspirasi oleh Kak Izul, ketua panitia Duta GenRe 2025, yang menurutnya mampu menjadi pemimpin dan pendamping yang tegas namun peduli.

“Saya belajar banyak dari dia seperti contohnya saya dapat berkembang yang awalnya malu-malu dan gak bisa ngomong, sekarang menjadi lebih percaya diri lagi,” kata Bima.

Visi dan Misi

Dengan semangat yang ia bawa, Bima punya visi besar untuk menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas demi mendukung cita-cita Indonesia Emas 2045. Misinya mencakup:

  1. Melakukan penyuluhan seputar program BKKBN.
  2. Memberikan edukasi tentang bahaya seks bebas dan pentingnya kesiapan berkeluarga.
  3. Mengadvokasi isu stunting kepada ibu-ibu dan pasangan muda agar tercipta zero new stunting.
Peduli Isu Living Together

Isu yang paling menyentuh hatinya adalah tentang fenomena living together di kalangan remaja, yang menurutnya harus mendapat perhatian serius.

Menurutnya, hidup bersama tanpa ikatan pernikahan sah harus dihentikan. Ini bukan tentang menghakimi, tapi menyelamatkan masa depan mereka agar tidak terseret ke dalam lingkaran seks bebas, narkoba, atau depresi.

“Sebagai duta genre saya akan mengedukasi kembali dan menciptakan gebrakan yang baru yang lebih inovatif untuk menciptakan remaja yang berpendidikan, berprestasi dan berkualitas,” tegasnya.

Harapan untuk Generasi Muda

Bima berharap generasi muda Indonesia berani mencoba hal baru, keluar dari zona nyaman, dan tidak takut gagal karena kegagalan adalah jalan menuju kesuksesan. Ia juga menekankan pentingnya menjaga pergaulan, menghindari tren negatif, serta selalu melibatkan Tuhan dalam setiap langkah hidup.

“Jangan takut untuk gagal justru itu adalah gerbang menuju kesuksesan, jaga pergaulan karena pergaulan juga menentukan bagaimana kamu kedepannya,” pungkasnya.

Tentang Duta GenRe

Program Duta GenRe (Generasi Berencana) merupakan bagian dari inisiatif nasional yang digagas oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Program ini bertujuan untuk mencetak remaja yang mampu menjadi teladan dalam penerapan pola hidup sehat, produktif, serta memiliki perencanaan masa depan yang matang.

Duta GenRe dipilih melalui seleksi ketat di tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional. Mereka diharapkan mampu mengedukasi teman sebaya terkait pentingnya perencanaan kehidupan berkeluarga, kesehatan reproduksi, pencegahan pernikahan dini, penyalahgunaan narkoba, serta bahaya seks bebas dan HIV/AIDS.

Sebagai Duta GenRe, remaja terpilih bertugas untuk menjadi role model dalam menerapkan pola hidup sehat, menghindari perilaku berisiko seperti seks bebas, penyalahgunaan narkoba, serta mengampanyekan pentingnya perencanaan pendidikan, karier, dan keluarga.

Dengan membawa semangat perubahan, Duta GenRe berkomitmen menjadi motor penggerak lahirnya Generasi Emas 2045, selaras dengan visi Indonesia untuk menciptakan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing global. (Tim Redaksi)

Responsive Images

You cannot copy content of this page