
Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari yang biasa akrab dipanggil Ning Ita menghadiri kegiatan Penguatan Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Sentanan yang dilaksanakan di aula Kelurahan Sentanan, Kamis (24/04/2025).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Lurah Sentanan Fauzan Hadiyan Ichsan dengan pantun “Jalan-jalan ke Sentanan, jangan lupa membeli makanan, selamat datang ibu Wali Kota kebanggaan, selamat datang di Kelurahan Sentanan,” Ucapnya.
Fauzan sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari yang telah memberikan saran dan ide pembangunan dan layanan di Sentanan.
“Dengan peningkatan bangunan di kelurahan sentanan kami meningkatkan pelayanan sesuai arahan, kami surat pengantar tidak harus ke kantor, saya antar langsung berserta staff ke rumah warga, itu ada aplikasi SISENO Sistem Informasi Online,” ungkap Fauzan.
“Bukan hanya itu saja, kami juga sudah bisa membeli tanah makam swadaya senilai 400 juta non APBD. Alhamdulillah atas kerja sama sinergi kolaborasi, terus kemudian kami punya kampung tematik, kampung toleransi, kampung jajanan dan kampung pecinan,” imbuhnya.
Sementara itu Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengatakan bahwa Kelurahan Sentanan adalah Kelurahan terkecil tetapi kekompakan toleransinya layak dibanggakan.
“Ini luar biasanya pak Lurah bisa mengajak merangkul seluruh elemen masyarakat yang ada di Sentanan, sehingga meskipun Kelurahannya kecil dengan keberagaman yang kompleks tapi mewujudkan bhineka tunggal ika yang sangat kita apresiasi,” ungkap Ning Ita, sapaan akrabnya.
Ning Ita juga bersyukur bisa bersilaturahmi dengan warga Kelurahan Sentanan. Ning ita melihat bangunan gedung Kelurahan yang direncanakan bisa dimanfaatkan masyarakat dengan sangat nyaman.
“Dulu saya sudah pesan kepada pak lurah, kalau aula ini dibikin dari lahan terdepan sampai belakang, paling tidak ketika di luar hari kerja (Sabtu/Minggu) kalau ada warga di kelurahan ini yang punya hajat bisa pakai tempat ini,” ungkapnya.
Ning Iya juga mengapresiasi Kelurahan Sentanan karena telah berhasil mengikuti Lomba Kelurahan sampai tingkat Provinsi.
“Ini kemarin pak lurah juga mengikuti lomba di tingkat provinsi, semoga dengan dukungan panjenenengan nanti pak lurah ini bisa mendapatkan juara sebagai kelurahan terbaik se-provinsi Jawa Timur. Kalau nanti beliau bisa mendapatkan predikat itu, insyaallah selanjutnya nanti bisa dikirim di tingkat nasional,” pungkasnya.
Selain mengapresiasi Kelurahan Sentanan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari juga mengenalkan Panca Cita yang artinya lima cita-cita. Yakni, pertama, peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pembentukan SDM yang berkarakter, unggul, berdaya saing dengan cara pemerataan dan peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan.
Kedua, Ketahanan sosial dan budaya, melalui upaya pengentasan kemiskinan, peningkatan kesejahteraan sosial, mendorong terwujudnya masyarakat yang berbudaya, kesetaraan gender dan memperkecil ketimpangan sosial.
Ketiga, Peningkatan ekonomi, yaitu produktivitas ekonomi yang diarahkan pada peningkatan daya saing, pemberdayaan ekonomi kerakyatan dan optimalisasi sektor unggulan.
Ke empat, tata kelola pemerintahan dengan melakukan integrasi tata kelola pemerintahan, reformasi birokrasi, untuk mewujudkan birokrasi yang mampu memberikan layanan publik yang prima guna mendukung fiskal dan kemudahan investasi.
Kelima, pembangunan infrastruktur dan lingkungan, menuju terciptanya infrastruktur yang terintegrasi, berkelanjutan, berwawasan lingkungan yang memiliki ketahanan bencana sebagai pemenuhan infrastruktur publik. (Astrid)
