Kebakaran Hutan Dahsyat di Los Angeles: 10 Korban Tewas, 27 Ribu Hektare Lahan Hangus

Avatar of Redaksi
382513cc 20ee 4170 a68f 67b6a3fe116b.jpg
Potret kebakaran hutan di wilayah Los Angeles (BBC)

Internasional, Kabarterdepan.comKebakaran hutan besar yang melanda wilayah Los Angeles, Amerika Serikat (AS), memaksa hampir 180.000 penduduk untuk mengungsi setelah perintah evakuasi dikeluarkan oleh otoritas setempat. Kebakaran ini telah menewaskan sedikitnya sepuluh orang dan menghancurkan ribuan bangunan, menjadikannya salah satu kebakaran terburuk dalam sejarah wilayah tersebut.

Hingga Kamis (9/1/2025) malam, pemeriksa medis Los Angeles mengonfirmasi sepuluh kematian akibat kebakaran ini. Sheriff Los Angeles, Robert Luna, menyatakan bahwa daerah yang terdampak parah belum sepenuhnya aman untuk dijangkau, sehingga jumlah korban tewas pasti akan bertambah.

Dilansir dari live report BBC News, kebakaran ini telah menghancurkan sekitar 5.300 bangunan di Pacific Palisades, sementara kebakaran Eaton diperkirakan merusak 4.000 hingga 5.000 bangunan lainnya. Secara total, lebih dari 27.000 hektare lahan telah hangus terbakar.

Kebakaran pertama kali dilaporkan di wilayah Palisades, Selasa (7/1/2025) pagi, sebelum meluas ke area lain seperti Eaton, Hurst, Lidia, Kenneth, dan Hollywood Hills. Kekeringan parah yang melanda California Selatan, ditambah angin kencang yang mencapai kecepatan hingga 100 mph (160 km/jam), menjadi pemicu utama meluasnya kebakaran.

Badan Cuaca Nasional setempat telah mengeluarkan peringatan bendera merah, menandakan tingginya risiko kebakaran. Sejak Oktober 2024, California Selatan hanya menerima kurang dari 10% curah hujan rata-rata, memperburuk kondisi.

Industri asuransi memperkirakan kerugian akibat kebakaran ini mencapai lebih dari USD 8 miliar (sekitar Rp 129,6 triliun), terutama karena nilai properti yang tinggi di jalur kebakaran. Selain itu, beberapa daerah yang dievakuasi dilaporkan mengalami peningkatan kasus penjarahan. Sebanyak 20 orang telah ditangkap atas dugaan pencurian di rumah-rumah yang ditinggalkan.

Lebih dari 5.000 petugas pemadam kebakaran telah dikerahkan, namun angin kencang dan kurangnya pasokan air menjadi tantangan besar. Petugas bahkan terpaksa menggunakan air dari kolam renang dan kolam untuk memadamkan api.

Sementara, Kepala Batalion Dinas Pemadam Kebakaran California, David Acuna, mengungkapkan bahwa kebakaran di Hollywood Hills meluas dengan cepat dan upaya pemadaman sejauh ini belum menunjukkan hasil signifikan.

Presiden AS, Joe Biden, telah menyatakan bahwa kebakaran ini sebagai bencana besar dan berjanji menyediakan dana federal untuk membantu para korban. Pihak berwenang juga telah mengeluarkan peringatan air yang tidak aman di Pacific Palisades, mengimbau warga untuk hanya menggunakan air matang atau air kemasan.

Seorang pria juga telah ditahan atas dugaan memicu kebakaran baru di perbatasan Los Angeles dan Ventura pada Kamis. Sementara itu, penyidik masih menyelidiki asal mula kebakaran besar lainnya yang menghancurkan ribuan rumah di Palisades. (Riris)

Responsive Images

You cannot copy content of this page