
Sampang, kabarterdepan.com – Fasilitas Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, kembali menjadi sorotan. Pasalnya, belum genap sepekan sejak diresmikan, kabel trafo milik PLN di kawasan tersebut dilaporkan dicuri oleh orang tak dikenal.
PJU JLS Sampang yang diresmikan pada Kamis (8/1/2026) malam itu sebelumnya dioperasikan dengan total 157 titik lampu, sebagai upaya meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, terutama pada malam hari.
Namun sayangnya, keberadaan fasilitas publik tersebut justru diwarnai aksi kriminal yang berpotensi mengganggu fungsi penerangan jalan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun kabarterdepan.com, kabel trafo yang dicuri merupakan kabel berbahan tembaga dengan panjang sekitar 10 meter. Kabel tersebut merupakan bagian penting dari jaringan kelistrikan PJU yang bersumber dari PLN.
Atas kejadian tersebut, pihak PLN telah melaporkan kasus pencurian itu ke Polres Sampang guna dilakukan proses penyelidikan lebih lanjut.
Keterangan Polres Sampang Soal Pencurian Kabel PJU JLS
Kabarterdepan.com kemudian mencoba mengonfirmasi perkembangan kasus ini kepada Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo.
Saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp pada Minggu (1/2/2026), AKP Eko membenarkan adanya laporan pencurian kabel trafo PJU di kawasan JLS Sampang.
“Untuk saat ini kami masih memanggil pelapor dari pihak PLN untuk dimintai keterangan,” ujar AKP Eko.
AKP Eko juga mengakui bahwa proses penyelidikan mengalami sejumlah kendala di lapangan.
“Lambannya progres dikarenakan kami juga kesusahan. Di lokasi tidak ada pendukung seperti CCTV, ditambah medannya cukup rumit,” jelasnya.
Meski demikian, AKP Eko menegaskan bahwa pihak kepolisian tetap berkomitmen untuk mengungkap kasus tersebut.
“Dengan kondisi tersebut, pihak Polres Sampang akan tetap berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan penyelidikan,” tegasnya.
Kasus pencurian kabel ini menimbulkan keprihatinan di tengah harapan masyarakat terhadap optimalisasi PJU di Jalan Lingkar Selatan. JLS Sampang sendiri merupakan jalur strategis yang kerap dilalui kendaraan, khususnya pada malam hari.
Minimnya sistem pengawasan seperti CCTV di lokasi dinilai menjadi salah satu faktor yang menyulitkan proses pengungkapan kasus.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat sekitar untuk turut menjaga aset negara dan fasilitas umum. Warga diminta segera melapor apabila melihat aktivitas mencurigakan di sekitar jaringan PJU atau instalasi listrik.
Hingga saat ini, kasus pencurian kabel trafo PJU JLS Sampang masih dalam tahap penyelidikan, dan Polres Sampang memastikan akan menangani perkara tersebut sesuai prosedur hukum yang berlaku. (Fais)
