
Internasional, Kabarterdepan.com — Komunitas Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) baru saja menuntaskan touring lintas tiga negara, mulai dari Indonesia, Malaysia, hingga Brunei Darussalam selama sepekan penuh.
Jauh dari sekadar hobi, perjalanan ini membawa misi penting sebagai duta pariwisata untuk memperkenalkan potensi Sport Tourism Indonesia kepada dunia.
Lewat aksi ini, HDCI ingin menegaskan posisi Indonesia sebagai destinasi utama yang siap menjamu berbagai ajang otomotif internasional.
Semangat nasionalisme terasa kental di sepanjang rute perbatasan. Deru mesin motor besar ini menjadi sarana diplomasi yang efektif untuk memperlihatkan keramahan masyarakat serta kekayaan wisata nusantara kepada para pengendara di negara tetangga.
Ketua HDCI Jatim: Memperluas Cakrawala Pariwisata ke Negara Sahabat
Ketua HDCI Jawa Timur, Tonny Wahyudi, yang memimpin langsung rombongan ini, menegaskan bahwa diplomasi pariwisata adalah tujuan utama dari pergerakan mereka.
Menurutnya, memilih Malaysia dan Brunei Darussalam adalah langkah taktis mengingat kedekatan historis, budaya, serta hubungan komunitas otomotif yang sudah terjalin sangat kuat di antara negara-negara tetangga tersebut.
“Melalui touring lintas negara ini, kami kembali mengenalkan pariwisata Indonesia yang terus berkembang. Harapannya, kunjungan wisatawan ke Indonesia semakin meningkat,” ujar Tonny Wahyudi, yang akrab disapa Yudi dan juga menjabat sebagai Ketua PBSI Jawa Timur.
Yudi juga menekankan bahwa masyarakat internasional perlu melihat Indonesia sebagai opsi destinasi utama yang kompetitif.
“Kami ingin memberikan opsi bahwa berwisata tidak harus jauh ke Eropa atau Amerika. Indonesia punya potensi besar, baik dari sisi pelayanan maupun objek wisata. Sports tourism kita sangat menjanjikan,” tegasnya.
Pesan Kebangsaan dan Jejaring Otomotif Global
Senada dengan hal tersebut, Ketua HDCI Surabaya, Indra Irawan, yang juga ambil bagian dalam perjalanan lintas negara ini, menilai bahwa komunitas motor besar memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan kontribusi positif.
Baginya, setiap kilometer yang ditempuh di jalur internasional adalah kesempatan untuk menyebarkan pesan bahwa Indonesia adalah negara yang aman dan ramah bagi wisatawan.
“Touring ini bukan sekadar riding, tetapi membawa pesan kebangsaan dan promosi Indonesia. Kami ingin dunia melihat bahwa Indonesia memiliki potensi sports tourism yang luar biasa,” ungkap Indra.
Dengan mengusung semangat “HDCI Hebat, Riding Nggak Riding Kumpul, NKRI Harga Mati”, touring Indonesia–Malaysia–Brunei ini menjadi bukti nyata bahwa hobi motor besar bisa menjadi alat pemersatu dan sarana nasionalisme yang efektif.
Perjalanan ini menutup pekan dengan keberhasilan HDCI membawa nama Indonesia melaju lebih jauh di mata dunia, memastikan bahwa bendera Merah Putih tetap berkibar di hati setiap pengendara dan masyarakat internasional yang mereka temui di sepanjang jalur lintas negara.
