Jawa Timur Dianggap B Aja, Khofifah Unjuk Prestasi di Banyuwangi

Avatar of Redaksi
Screenshot 20241020 190039
Cagub Jatim Khofifah saat kampanye di Banyuwangi. (fitri Anggiawati/kabarterdepan.com)

Banyuwangi, kabarterdepan.com – Calon Gubernur (Cagub) Jawa Timur nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa mengajak pendukungnya bersabar dengan ucapan pihak luar yang mengatakan bahwa Jatim tak memiliki prestasi mencolok selama di bawah kepemimpinannya.

Hal tersebut diungkapkan Khofifah saat kampanye di Banyuwangi bersama Partai Demokrat di Alam Indah Lestari (AIL), Kecamatan Kabat, Banyuwangi pada Minggu, (20/10).

“Kalau ada yang menyebut Jawa Timur begini-begini saja, sabar,” pinta Khofifah.

Namun meski demikian, Khofifah mengurai bahwa sebetulnya Jawa Timur tak biasa-biasa saja, di antaranya mampu menjadi lumbung pangan nasional serta menjadi gerbang baru Nusantara untuk wilayah Indonesia Timur.

“Jawa timur siap menjadi gerbang baru Nusantara melalui misi dagang yang kita lakukan,” tegasnya.

Khofifah mengurai bagaimana tingginya kontribusi petani di Jawa Timur yang mampu memenuhi 80 persen kebutuhan pangan untuk Indonesia bagian timur.

Di Banyuwangi, Kecamatan Muncar dipujinya sebagai pelabuhan perikanan juga berkontribusi besar pada pemenuhan pasokan pangan di Indonesia bagian timur karena produktivitas tertinggi di Indonesia.

“Sapi perah dan sapi potong Jawa Timur juga memiliki kontribusi tertinggi di Indonesia,” tambahnya.

Tak hanya itu, misi dagang pun telah berhasil menjangkau benua Afrika, yaitu di Mesir, 70 persen kopi dan 90 persen rempah-rempah yang ada di sana berasal dari Jawa Timur.

“Ini saya ingin mengajak semua pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) untuk naik kelas, hingga suatu saat punya kesimpulan bahwa ekspor itu mudah,” yakinnya.

Dia juga mengurai bahwa sudah ada 116 desa di Jawa Timur yang menjalani program desa devisa mendapatkan bantuan LDII ekspor-impor yang seluruhnya mendapatkan pembinaan, pembiayaan, hingga bantuan pemasaran produk.

“Januari 2024 saya bertemu Islamic Development Bank yang siap membukakan pasar bagi kita di seluruh jaringan IDB, tinggal bagaimana produk kita,” tutur Khofifah.

Menurutnya, masih banyak deretan prestasi yang telah berhasil ditorehkan Jawa Timur melalui upaya bersama semua pihak sehingga tak elok jika Jawa Timur dianggap biasa-biasa saja.

“Kita berproses bersama, Insyaallah kita telah membawa jawa timur MAJU: Makmur, adil, juara, dan unggul,” tandasnya. (Fitri)

Responsive Images

You cannot copy content of this page