Berikut Jadwal Pelunasan Bipih Haji Reguler di Jombang

Avatar of Redaksi
Bipih
Pengumpulan koper jemaah haji di kantor Kemenag Jombang. (Karimatul Maslahah/Kabarterdepan.com)

Jombang, Kabarterdepan.com – Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah telah mengeluarkan surat edaran resmi terkait pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) Reguler Tahun 1447 H/2026 M.

Di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, sebanyak 1.172 calon jemaah haji yang tergabung dalam Embarkasi Surabaya diharapkan segera menyelesaikan kewajiban pembayarannya.

Kasi Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jombang, Ilham Rohim, menjelaskan bahwa pelunasan Bipih akan dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama dimulai pada 24 November 2025 hingga 23 Desember 2025.

“Pelunasan dapat dilakukan pada pukul 08.00 hingga 15.00 WIB di bank tempat jamaah dulu buka tabungan haji,” ujar Ilham, Selasa (25/11/2025).

Prioritas Pelunasan Bipih Tahap Pertama

Ilham merincikan bahwa pelunasan tahap pertama diperuntukkan bagi tiga kategori calon jemaah. Jemaah Haji Reguler lunas tunda berangkat, jemaah Haji yang masuk alokasi kuota keberangkatan tahun berjalan, prioritas Jamaah Haji lanjut usia (lansia).

“Untuk besaran Bipih per jamaah Embarkasi Surabaya adalah Rp 60.645.422,” jelas Ilham.

Dengan uang muka (DP) sebesar Rp 25.000.000 yang telah dibayarkan sebelumnya, sisa yang harus dilunasi oleh jamaah asal Jombang yakni Rp 35.645.422.

WhatsApp Image 2025 11 25 at 12.06.20 PM

Mekanisme dan Kuota Tahap Kedua

Pelunasan tahap kedua akan dibuka apabila masih terdapat sisa kuota di provinsi setempat. Kuota ini akan dialokasikan untuk jemaah yang pada tahap sebelumnya mengalami kegagalan pelunasan, pendamping jamaah haji lansia, jemaah haji penyandang disabilitas beserta pendampingnya, jemaah yang terpisah dari mahram atau keluarga, jemaah cadangan pada urutan berikutnya.

Ilham juga mengingatkan batas waktu penting terkait pengajuan permohonan khusus.

“Pengajuan pendamping lansia, penggabungan keluarga, dan pendamping disabilitas harus di-entri pada Sistem SISKOHAT paling lambat tanggal 23 Desember 2025,” tegasnya.

Ia menambahkan, hingga saat ini proses administrasi terus berjalan.
“Paspor yang sudah terkumpul sebanyak 700, dan yang telah melakukan Biovisa sebanyak 512,” tambah Ilham.

Menjelang masa pelunasan yang dimulai besok, Ilham berpesan kepada seluruh calon jamaah untuk mempersiapkan tiga hal utama.

“Yang pertama, betul-betul dipersiapkan untuk pelunasan biaya Bipih-nya. Yang kedua, dipersiapkan kesehatannya. Dan yang ketiga, dikuatkan mentalnya,” pungkas Ilham.

Biaya Bipih sebesar Rp 60,6 juta tersebut akan digunakan untuk biaya penerbangan pesawat, sebagian biaya pelayanan akomodasi di Makkah, sebagian biaya akomodasi di Madinah, serta biaya hidup selama menunaikan ibadah haji. (Karimatul Maslahah)

Responsive Images

You cannot copy content of this page