Indonesia Tak Perlu Impor Beras Lagi, Begini Kata Presiden Prabowo

Avatar of Redaksi
Snapinsta.app 465417398 1904814873344262 8049246859216772514 n 1080
Potret Presiden Prabowo bersama Menteri Pertanian, Amran Sulaiman saat kunjungan (@a.amran_sulaiman / Kabarterdepan.com)

Jakarta, Kabarterdepan.com – Dalam Rapat Kabinet Paripurna yang berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (2/11/2024) lalu, Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi atas kerja sama para menteri terutama menteri di sektor pertanian.

Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa kondisi ketahanan pangan khususnya beras saat ini menunjukkan tren peningkatan yang positif dan memberikan rasa optimisme.

“Saya mendapat paparan yang menggembirakan, produksi pangan kita naik, cadangan pangan kita mungkin terbesar selama beberapa tahun ini, yang ada di gudang kita, saya kira mendekati 2jt ton dan sangat besar,” ungkapnya.

Presiden Prabowo juga menyampaikan keyakinannya bahwa di tahun 2025 nanti Indonesia tak perlu mengimpor beras lagi karena stok yang cukup untuk kebutuhan dalam negeri.

“Kemungkinan dan keyakinan saya, tahun 2025, kita tidak ada impor beras lagi bahkan cadangan kita cukup,” tegasnya.

Jika bisa, Presiden Prabowo berharap Indonesia di masa mendatang tidak lagi mengimpor seluruh komoditas pangan karena semakin kuatnya produksi bahan pangan di dalam negeri.

“Semakin ke depan kita akan tambah kuat di bidang ini, kita nanti tidak hanya bebas dari impor beras tapi kita harus bebas dari impor semua komoditas pangan,” paparnya.

Presiden Prabowo juga menyebutkan di situasi geopolitik yang cukup berat, Indonesia tetap mampu menghadapinya. Ia menekankan bahwa dinamika geopolitik yang kompleks turut memengaruhi isu-isu penting lainnya seperti permasalahan pangan.

“Tapi kita mampu mengatasi, mampu menghadapi di tengah suasana geopolitik yang tidak ringan, masalah geopolitik berpengaruh dengan masalah pangan,” tambahnya.

Tak lupa, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi kepada Bulog, Badan Pangan Nasional, semua unsur Menteri BUMN dan BUMN.

Diketahui, sebelumnya Indonesia impor beras tercatat hingga November 2024 sebanyak 3,48 juta ton. Nilai impor beras tersebut mencapai Rp 34,19 triliun.

Berikut adalah negara-negara asal impor beras Indonesia:

  • Thailand, sebagai negara asal impor beras terbesar, yaitu 45,12% dari total impor beras
  • Vietnam, sebagai negara asal impor beras kedua, yaitu 37,47% dari total impor beras
  • Pakistan, sebagai negara asal impor beras ketiga, yaitu 10,10% dari total impor beras
  • Myanmar, sebagai negara asal impor beras keempat, yaitu sekitar 4,61% dari total impor beras
  • Negara-negara lainnya, yaitu sekitar 2,70% dari total impor beras. (Riris*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page