IJMC 2025 Resmi Dibuka, 43 Marching Band Bersiap Rebut Hadiah Total 10.000 USD

Avatar of Redaksi
Open Kejuaraan Internasional Jember Marching Carnival (IJMC) 2025 resmi dibuka Bupati Jember, H. Mohammad Fawait. (LN/Kabarterdepan.com)
Open Kejuaraan Internasional Jember Marching Carnival (IJMC) 2025 resmi dibuka Bupati Jember, H. Mohammad Fawait. (LN/Kabarterdepan.com)

Jember, Kabarterdepan.com – Open Kejuaraan Internasional Jember Marching Carnival (IJMC) 2025 resmi dibuka Bupati Jember, H. Mohammad Fawait, pada Sabtu (15/11/2025) malam di Jalan Sudarman, Jember. Ajang bergengsi ini menghadirkan 43 tim marching band dari berbagai kota di Indonesia dan mancanegara, memperebutkan total hadiah 10.000 USD.

Pembukaan ditandai dengan pemukulan bass drum oleh Bupati Jember yang akrab disapa Gus Fawait, didampingi Kompol Ferry Dharmawan, S.P., S.I.K., selaku Ketua PDBI Jember, serta H. Tri Basuki sebagai Ketua Panitia Jember Marching Carnival. Ribuan warga memadati area sepanjang Jalan Gajah Mada, Sultan Agung, hingga depan Kantor Pemkab Jember untuk menyaksikan acara tersebut.

Komitmen Menggelar IJMC Setiap Tahun

Dalam sambutannya, Gus Fawait menegaskan bahwa Jember Marching Carnival akan menjadi agenda tahunan yang terus ditingkatkan kualitas dan skalanya.

“Kalau tahun ini berhadiah 10.000 US$, tahun depan akan kita tambah besar lagi dengan jumlah peserta dari mancanegara lebih banyak lagi,”
ujarnya.

Pernyataan tersebut disambut baik oleh Ketua KORMI Jember, Tri Basuki, yang menyatakan kesiapan untuk melaksanakan instruksi tersebut.

Gus Fawait menilai IJMC berperan besar dalam mendongkrak perekonomian daerah, terlebih dengan hadirnya sekitar 3.000 atlet marching band dari dalam dan luar negeri.

“Strategi utamanya adalah dengan konsisten menyelenggarakan acara berskala besar, seperti Jember Marching Carnival (JMC) dan Karnaval SCTV, yang dinilainya mampu mengungkit perekonomian rakyat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kehadiran event besar menjadi penanda kembalinya kepercayaan publik dan mampu memberikan dampak nyata bagi pelaku UMKM, PKL, hingga sektor wisata.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Fawait juga memberikan apresiasi atas prestasi Jember Marching Band (JMB) yang berhasil meraih predikat juara umum dengan lima medali emas di kejuaraan MWBC di Kedah, Malaysia.

“Selamat untuk IJMC, saya ingin berikan apresiasi. Alhamdulillah, kita baru meraih lima emas di ajang Internasional. Ini mengharumkan nama Jember, Jawa Timur, dan Indonesia,” ucapnya bangga.

Selain itu, ia menyampaikan kabar baik terkait peningkatan konektivitas udara yang dinilai penting untuk sektor pariwisata.

“Kita sudah berhasil membuka kembali penerbangan Jember–Jakarta (Halim Perdanakusuma). Bulan depan, kita akan upayakan penerbangan ke Bali (Ngurah Rai) pada bulan Desember 2025. Hal ini sebagai pintu masuk dunia ke Indonesia,” terangnya.

Gus Fawait menegaskan bahwa acara berskala besar seperti IJMC memberikan kontribusi langsung pada pertumbuhan ekonomi lokal, terutama sektor jasa yang tercatat sebagai penyumbang utama pertumbuhan ekonomi pada triwulan II dan III berdasarkan data BPS.

“Kami ingin (event ini) menjadi pengungkit ekonomi, membuat PKL dan UMKM tersenyum, dan yang paling penting, membuat masyarakat Jember kembali tersenyum bahagia seperti 10–15 tahun yang lalu,” tambahnya.

IJMC Jadi Ajang Bergengsi dan Kalender Wisata Tahunan

Ketua Panitia IJMC 2025, H. Tri Basuki, menyebutkan bahwa kompetisi yang digelar selama dua hari ini diikuti 43 marching band dari Indonesia serta perwakilan dari Filipina. Seluruh rangkaian acara dapat disaksikan secara gratis oleh masyarakat.

Ia berharap IJMC dapat menjadi agenda rutin tahunan serta memperkuat posisi Jember sebagai pusat sport tourism dan kota marching band. (LN)

Responsive Images

You cannot copy content of this page