
Kota Mojokerto, KabarTerdepan.com – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Kranggan menjadi ruang strategis untuk merumuskan arah pembangunan yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Musrenbang Kelurahan Kranggan digelar di wilayah Kelurahan Kranggan, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, Rabu (21/01/2026), dengan melibatkan unsur pemerintah dan masyarakat.
Kegiatan ini merupakan agenda rutin awal tahun yang berfokus pada penyusunan rencana pembangunan satu tahun ke depan. Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menegaskan bahwa forum ini menjadi wadah bersama untuk menyelaraskan kebutuhan warga dengan kebijakan pembangunan daerah.
“Agenda Musyawarah Pembangunan Kelurahan ini adalah agenda rutin setiap awal tahun, kita bermusyawarah untuk merencanakan pembangunan di Kelurahan Kranggan setahun ke depan,” ujar Ika Puspitasari.
Tema pembangunan tahun ini menitikberatkan pada penguatan fondasi ekonomi dan sosial budaya masyarakat. Pemerintah daerah menilai tema tersebut relevan dengan tantangan pembangunan yang menuntut daya saing sektor unggulan lokal.
“Tema tahun ini adalah meningkatkan ketahanan ekonomi dan sosial budaya melalui daya saing sektor unggulan daerah,” ujar Hj. Ika Puspitasari.
Musrenbang Kelurahan Kranggan Jadi Wadah Aspirasi Warga
Musrenbang Kelurahan juga dipahami sebagai mekanisme resmi untuk menyalurkan aspirasi masyarakat. Seluruh usulan warga diarahkan agar selaras dengan prioritas dan tema pembangunan tahunan yang telah ditetapkan.
“Musyawarah Pembangunan ini adalah mekanisme usulan yang berasal dari masyarakat untuk memberikan ruang partisipasi atas pembangunan yang akan dilaksanakan oleh pemerintah,” ujar Hj. Ika Puspitasari.
Pemerintah Kota Mojokerto menekankan adanya fokus utama dalam setiap perencanaan pembangunan. Tiga poin penting menjadi perhatian, yakni ketahanan ekonomi, ketahanan sosial dan budaya, serta penguatan daya saing ekonomi unggulan daerah.
“Poin pentingnya ada tiga hal, pertama memperkuat ketahanan ekonomi, kedua ketahanan sosial dan budaya, dan ketiga memperkuat daya saing ekonomi unggulan Mojokerto,” ujar Hj. Ika Puspitasari.
Aspek keamanan lingkungan turut menjadi bagian dari pembangunan sosial yang diharapkan tumbuh dari kekompakan warga. Semangat gotong royong dinilai mampu menciptakan rasa aman sekaligus memperkuat solidaritas masyarakat Kelurahan Kranggan.
“Melalui sistem keamanan lingkungan, ada kekompakan antar warga untuk bersama-sama bergotong royong menjaga keamanan,” ujar Hj. Ika Puspitasari.
Menutup arahannya, wali kota mendorong peserta musyawarah untuk menyepakati usulan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.
Prioritas pembangunan diharapkan lahir dari kesepakatan bersama yang sejalan dengan tema dan kepentingan lingkungan setempat.
“Selamat bermusyawarah merumuskan usulan-usulan yang paling prioritas sesuai kebutuhan lingkungan Kelurahan Kranggan dan sejalan dengan tema pembangunan,” ujar Hj. Ika Puspitasari. (Ezra)
