Aksi Kemanusiaan Guru Jombang, Pameran Lukisan Pasir untuk Korban Banjir Sumatra-Aceh

Avatar of Redaksi
pameran
Mohammad Akhyak guru sekaligus seniman lukisan pasir di pameran yang digelar di aula Disdikbud Jombang. (Karimatul Maslahah/Kabarterdepan.com)

Jombang, Kabarterdepan.com – Peristiwa banjir bandang yang melanda Provinsi Sumatra dan Aceh turut mengundang keprihatinan publik.

Salah satunya datang dari Mohammad Akhyak, seorang guru di Jombang yang menggalang donasi melalui pameran tunggal lukisan pasir. Seluruh donasi yang terkumpul disalurkan kepada korban bencana melalui lembaga resmi.

Pameran “Pasir, Doa, dan Sholawat untuk Kemanusiaan”

Pameran bertajuk “Pasir, Doa, dan Sholawat untuk Kemanusiaan” yang digelar di Aula Terbuka Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang ini menampilkan lebih dari 50 karya lukisan pasir.

Berbagai figur terpampang dalam guratan khas Akhyak, mulai Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), KH Hasyim Asy’ari, tokoh seniman dan budayawan, hingga lukisan realis.

Selain menjadi ruang apresiasi seni, pameran tersebut juga berfungsi sebagai gerakan kepedulian sosial. Total donasi yang terkumpul mencapai Rp 3.300.000.

Pameran ini turut didukung Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang, Baznas Jombang, komunitas seni, Yayasan Rebung Pring Ori, para guru, serta masyarakat umum.

Dalam kegiatan ini, setiap pengunjung yang memberikan donasi berhak membawa pulang satu lukisan pasir. Akhyak menegaskan bahwa kegiatan tersebut murni untuk aksi kemanusiaan dan tidak melibatkan transaksi jual-beli karya.

“Ini dedikasi saya agar masyarakat tidak takut menyumbang. Ada yang menyumbang Rp300 ribu atau Rp1 juta, semuanya tetap kami berikan lukisan,” ujar Akhyak, Senin (8/12/2025).

Beberapa karya yang dibawa pulang donatur bahkan memiliki nilai jauh lebih tinggi dibandingkan nominal donasi yang diberikan. Bagi Akhyak, hal itu adalah bentuk apresiasi sekaligus rezeki bagi para donatur yang turut membantu korban bencana.

WhatsApp Image 2025 12 08 at 8.25.43 AM 1

Apresiasi dari Dinas Pendidikan Jombang

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Heru Cahyono, yang membuka pameran, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif tersebut. Menurutnya, aksi kemanusiaan melalui seni menjadi teladan bagi para guru dan siswa.

“Pak Akhyak telah menjadi pelopor berkesenian dan menginspirasi anak didik serta seniman. Kreativitas yang ia lakukan menjadi contoh bahwa dari pasir dapat lahir karya sekaligus kepedulian,” ujarnya. (Karimatul Maslahah)

Responsive Images

You cannot copy content of this page