
Sidoarjo, Kabarterdepan.com – Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor menggunakan hak suara Pemilu 2024 di TPS 09 di Yayasan Pendidikan Yatim Piatu Al Habibah RT 11 RW 4 Desa Kenongo Kecamatan Tulangan, Rabu (14/2/2024) sekira pukul 08.43 WIB.
Bupati Ahmad Muhdlor datang ke TPS bersama Istrinya Hj. Sa’adah Ahmad Muhdlor, ayahandanya KH. Ali Masyhuri, ibunya Nyai Hj. Qomariyah, serta adiknya Gus Burhan yang memang tercatat satu DPT (Daftar Pemilih Tetap) di TPS 09.
Dalam kesempatan itu, Bupati Sidoarjo berpesan kepada masyarakat Sidoarjo untuk selalu menjaga kerukunan. Dikatakannya, sampai kapan pun guyub rukun harus selalu ada.
“Kepada semuanya untuk menjaga diri, jaga kerukunan, jaga persatuan, persaudaraan harus kita jaga bersama, mari kita pelihara itu semua, khususnya di saat Pemilu seperti ini. Saya tidak ingin ada perpecahan gara-gara beda pilihan,” pesannya.
Sosok yang akrab disapa Gus Muhdlor ini menambahkan, berbeda pilihan adalah hal biasa. Berbeda pandangan juga hal yang biasa.
Namun, menurut Gus Muhdlor, hal yang perlu disadari oleh seluruh masyarakat adalah tujuan dari Pemilu itu sendiri. Yakni memilih pemimpin untuk membangun negara yang besar.
“Meski berbeda pilihan namun ujungnya adalah satu yakni untuk membangun negara yang besar ini, dan mari kita pastikan negara ini berlangsung dengan baik dan pemilihan ini juga berlangsung dengan baik,” ucapnya.
Lebih lanjut ia menyampaikan, antisipasi pelaksanaan Pemilu di TPS berpotensi bencana telah dilakukannya. Seperti yang dilakukan di wilayah Kecamatan Waru dan Taman yang tergenang air.
Orang nomor satu di lingkup Pemkab Sidoarjo itu menambahkan, pompa air di wilayah tersebut telah disiagakan. Kurang lebih ada 11 pompa mobile yang siap siaga di wilayah tersebut.
“Di beberapa tempat terutama yang kemarin banjir yakni di daerah Taman dan Waru, kita telah bekerja sama dengan semuanya baik dengan BPBD Provinsi maupun BPLS dan juga yang lainnya, pompa mobile semuanya juga sudah jalan, kurang lebih ada 11, harapannya kita bisa mengcover titik-titik rawan yang kita takutkan,” ucapnya.
Bupati Gus Muhdlor juga telah memastikan kesehatan bagi semua anggota KPPS yang bertugas. Ia telah memberikan vitamin bagi puluhan ribu anggota KPPS di Kabupaten Sidoarjo. Pasalnya ia tidak ingin kejadian Pemilu 2019 kemarin terulang kembali. Banyak petugas KPPS tumbang saat menjalankan tugasnya.
“Imbauan kami kemarin karena perhitungan suara ini berbeda dengan tahun 2019 yang harus selesai dalam satu hari, running terus, kemarin saya sampaikan tidak usah keburu-buru, waktunya dua hari kalau capek kesepakatan bersama untuk dilanjutkan besok, ini penting agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti tahun 2019 kemarin yang anggota KPPS banyak yang meninggal,” pungkasnya.
Di TPS 09 tersebut jumlah DPT nya sebanyak 263 orang, yakni 130 orang lelaki dan perempuan 133 orang. Namun, 2 orang perempuan telah dicoret dalam DPT TPS 09 tersebut, karena pindah pilih 1 orang dan pindah domisili 1 orang. (*)
